Initial 5 merupakan rubrik baru dari blog Initial – J. Rubrik ini akan menampilkan interview berisi 5 pertanyaan dengan figur-figur yang menarik, inspiratif dan/atau terbaik dibidangnya. Figur yg di-interview bisa seorang professionals, blogger, geek, idola, atau siapapun yg menurut saya memiliki background menarik dan bermanfaat untuk dibagi. Semoga rubrik ini bisa diterima oleh para Initialers. Enjoy !
Seperti sebagian dari kita, Ia pun seorang blogger. Tulisan-tulisan apik Vilia bisa dinikmati lewat blog personal yg bertajuk A Human Wannabe. Tak berhenti disana, baru-baru ini Ia meluncurkan Fasity.com (Fashion Society & Community). It’s the hottest fashion blog in the country !
Sebagai seorang blogmate saya mengenal Ce Vi -demikian panggilan saya padanya- sebagai hardworker, motivator serta pribadi yang senang hati berbagi ilmu. Persis seperti yang ia bagi lewat lewat rubrik ini, semoga bisa menjadi masukan bagi kita semua 
1. First of all, congratz ya sudah sukses dgn Simplight.net
Secara textbook, memasarkan produk fashion secara online tidak mudah karena tidak bisa 3D (dilihat, diraba, diterawang
) oleh customer. Kenapa Ce Vi berani memilih produk fashion untuk dipasarkan secara online ?
Thanks ya, Jie untuk kesempatannya. Hmmm…..sebetulnya aku bukan memilih produk fashion untuk dipasarkan secara online, melainkan kebalikannya yaitu memilih untuk cara online untuk memasakan produk fashion. Jadi basic awalnya memang usaha di bidang fashion, hanya saja marketingnya yang melalui online shopping.
2. Orang Indonesia masih belum terbiasa dgn berbelanja online, bagaimana cara Simplight.net menyiasati hal ini ?
Siasatnya hanya membiasakan customer berbelanja online.
Hehehe…. yaitu dengan memberikan informasi sejelas – jelasnya, memberikan produk – produk yang tidak pasaran, dan memberikan banyak kemudahan untuk customer agar mereka terbiasa dengan cara belanja online.
Semua orang pasti belajar hal baru, dan dunia internet sekarang ini sudah bukan hal yang terlalu wah atau terlalu aneh. Anak – anak generasi sekarang semua sudah bermain game komputer, bahkan sampai di daerah yang agak pelosok pun sudah ada warnet. Untuk generasi mendatang, belanja online sudah akan menjadi hal biasa.
3. Tentang blogging. Ce Vi suka nge-blog (di MP) dan skrg bikin Fasity.com yg formatnya juga blog. What make u interested on blogging ?
Blogging itu adalah cara termudah untuk menulis. Seperti diary. Siapa saja bisa menulis apa saja. Nah, kalau meminjam ucapannya Novita, aku itu bukan suka menulis, tapi butuh menulis. Menulis itu adalah sarana aku untuk melepaskan apa yang ada di pikiran aku, dan mengeluarkan semuanya dalam bentuk nyata. Karena kebutuhan menulis itulah aku blogging di MP personal aku. Jadi ya isinya memang macam – macam deh. Mulai dari hal – hal biasa, sampai pas marah – marah pun ada.
Hehehe…
Kalau Fasity.COM itu adalah blog community sebetulnya. Yang menulis di sana bukan cuma aku, tapi ada banyak orang. Total contributor utama saja sudah 7 orang.
Jadi sebetulnya tujuannya untuk mengumpulkan komunitas fashion agar bisa saling berbagi dan bertukar pikiran di sana. Sampai saat ini sedikit sekali ada blog yang betul – betul memfokuskan pada hal – hal fashion, dan memberikan tips – tips fashion atau berita fashion yang selain up to date, tapi juga berguna secara nyata. Kebanyakan artikel fashion yang ada kan hanya selintas saja, tidak mementingkan fungsi nyata dalam kesehariannya.
Tagline Fasity.COM adalah for a better world and a better fashion world, ini yang selalu kita jadikan pegangan dalam setiap artikel yang dimunculkan di sana.
Kalau mengenai bentuknya yang blog, adalah karena semua orang sudah familiar dengan bentuk blog, dan rasanya lebih memiliki personal touch ya.
4. Kenapa sih Ce Vi mengagumi Donald Trump (out of so many success people out there) ? Background Trump kan property, sedangkan ce Vi sendiri dibidang fashion.
Sebetulnya profil pertama yg paling aku kagumi itu papa aku.
He is such a great businessman. Pantang menyerah, pemikirannya tajam, mudah bergaul, and so on. Dan sebetulnya juga ada banyak profil yang cukup aku kagumi, hanya memang Trump mungkin yang paling fenomenal.
Dulu, kebanyakan buku – buku bisnis ditulis oleh orang – orang yang menjadi konsultan bisnis, motivator, dan lain – lain. Jarang sekali ada pelaku bisnis yang menulis tentang bisnis. Mengapa? Karena orang – orang masih beranggapan bahwa dengan menulis buku bisnis sama artinya dengan membuka rahasia perusahaan mereka dan membuat orang lain bisa berhasil seperti mereka. Trump, merupakan salah satu pebisnis dunia yang membuang paradigma itu dan menulis tentang bisnis.
Selanjutnya, kenapa Trump? Mudah saja. Trump berbicara dengan logika. Dia memang bukan pria terkaya di dunia seperti Bill Gates, tapi semua yang dia bicarakan jauh lebih logis dan lebih nyata dibanding Gates. Trump juga sudah membuktikan dirinya sebagai seorang pebisnis sejati, dia pernah memulai dari nol, menjadi sukses, hampir bangkrut, dan kembali dengan lebih sukses lagi. Aku melihat banyak pebisnis yang memulai dari bawah dan sukses, tapi jarang sekali melihat pebisnis yang sudah hampir bangkrut, kembali melebihi kesuksesan pertamanya. Itu bukti bahwa mentalnya kuat, dan cara berpikirnya cepat.
Trump juga adalah sosok yang selalu mau belajar. Mulai dari hal – hal terbesar sampai terkecil, dia selalu berusaha memahaminya dengan baik. Contoh yang gampang, orang – orang seumur Trump yang saya temui saat ini, sudah menyatakan menyerah menghadapi komputer dan teknologi. Trump justru sangat antusias untuk memahami tentang teknologi. Dia cepat melihat peluang, dan tahu mana yang penting dan harus dipelajari untuk kelangsungan bisnisnya dalam jangka panjang.
Mempopulerkan dan menyukseskan sebuah bisnis itu sangat mudah. Yang sulit justru menjalankan berbagai macam bisnis dan mempertahankan semuanya berada di atas. Dan Trump yg memiliki bisnis dari real estate hingga air mineral, bisa.
Satu hal yang paling penting dalam diri Trump adalah kerendah hatiannya. Dia tidak pernah mengaku – ngaku sukses. Dia tidak pernah membicarakan tentang pujian orang lain tentang dirinya sendiri. Dia tidak pernah mengatakan “menurut si A, saya adalah begini” atau “Si B mengatakan seseorang hebat, baik, bla bla…dan seseorang itu adalah saya.” , dan sejenisnya.
Orang sukses adalah orang – orang yang dinilai sukses oleh orang lain, bukan dirinya sendiri. Banyak orang – orang yang mengaku sukses, dan menjadikan dirinya sendiri contoh sukses bagi yang lain, padahal sebetulnya tidak sukses sama sekali. Sikap seperti itu sama sekali tidak berguna. Juga masih banyak lagi sikap – sikap yang aku nilai bagus yang dia miliki.
Sebetulnya tidak penting apakah backgroundnya sama atau berbeda. Bisnis tetaplah bisnis. Ada esensi yang sama dalam garis besarnya. Setiap ilmu punya basic knowledge-nya atau basic rules-nya. Kebiasaan aku adalah mempelajari basic rules nya, dan sisanya kreasikan dan mainkan dengan sense dan style kita sendiri.
5. Last but not least, bagi2 tips buat buat newbie di online marketing dong.. 
Online marketing itu banyak jenisnya. Online Marketing sendiri tidak berarti menjual produk secara online. Marketing pada dasarnya merupakan suatu proses untuk memberikan informasi yang benar mengenai suatu produk/jasa untuk meningkatkan dan atau membuat terjadinya sebuah proses pembelian. Jadi memang pada dasarnya harus dikembalikan lagi kepada bentuk barang atau jasa yang ingin ditawarkan, dan tujuan dari online marketingnya itu sendiri apa. Bisa saja online marketing ditujukan untuk reality sales. Jadi porsi online marketingnya lebih kepada marketing communication. Bisa juga online marketingnya memang ditujukan untuk online sales atau e-commerce.
Satu yang pasti, online marketing adalah sebuah proses yang bergantung erat pada asas kepercayaan dan kredibilitas. Apapun informasi yang diberikan dan ditawarkan harus sesuai dengan apa yang akan didapatkan calon customer dari produk / jasa yang ditawarkan tersebut. Selain itu, tentukan alat – alat (tools) yang sesuai dengan tujuan online marketing tersebut. Tools untuk marketing communication, e-commerce, advertising, community panel, dan viral marketing tentu berbeda jauh sekali satu dengan yang lainnya. Karenanya pastikan sasaran anda mengena pada target market dan tujuan utama rencana marketing anda.
Semoga informasinya berguna yaa…!
********************************************************
Berguna banget pastinya ! Ya gak Initialers ? Thx a lot Ce Vi. Buat yang penasaran dengan Fasity.com, silahkan klik banner dibawah ini. Dan untuk edisi Initial 5 selanjutnya, saya minta saran dan kritiknya. Trims.
Love-o-meter :
70 delicious comments
@Evelyn : Hehe.. ayo beli
Ide bagus, pertanyaan nyeleneh ya.. out of the box 
5 aja cukup, kasian kan yg jawab mesti ketik panjang2.
@Vie : Yap, she’s the one 
wah tambah keren aja nih konten web-mu jie, ditunggu interview2x berikutnya.
ps: kalau bisa kasih bocoran siapa yang mau di interview selanjutnya, jadi para initialer bisa nitip pertanyaan, great job bro.
@tanz : iya dong, yg terbaik just for Initialers..
Yg mendatang sudah ada calon sih, tapi kalo dibocorin nanti ga surprise.. hmm… gimana ya ? 
Jie, menarik nih feature barunya. Siapa lagi yang mau di interview selanjutnya ? Barusan aku liat2 http://www.fasity.com nya Vilia, bagus sih blognya tapi kok konsepnya mirip banget sama FashioneseDaily yah. (www.fashionesedaily.com). Ini blog okay banget dan punya orang Indo juga. Mungkin fasity terinspirasi ? Beberapa postingannya pun sama. Yaudah deh, tambah siip deh blog lu.
Ya mungkin tidak dikasih tau orangnya siapa, yang dikasih bocoran-nya cuma profesinya aja jadi initialers bisa kasih masukan buat pertanyaannya gitu
ya sekedar masukan aja biar ada interaksi langsung dari initialers dengan sang “bintang tamu” 
@Amelia : Profil selanjutnya masih belum confirmed, ntar dikasi sedikit bocoran deh. Iya, Fashionesedaily dan Fasity punya kesamaan tema. Tapi saya prefer Fasity sih, secara konten, layout & interface juga lebih bagus. Thx, sering2 mampir ya, btw.. emailnya bukan pake yg asli ya ? 
@tanz : Thx, ide bagus, ok.. nanti saya juga menerima ide pertanyaan dari Initialers juga 
@sindy : “bikin2″.. haha.. kesannya gmana gitu.. Iya, ce Vilia emang inspiring 
Initial 5 oke deh….!!! =P
Nggak sabar nunggu edisi berikutnya. Aku seneng mendengar background seseorang memulai bisnis.
Maju terus JIE…!! ^o^
Aih…saya baru baca..jadi malu
Huhuhu…
Thx ya Jiee dah dikasih kesempatan perdana.
Thx juga buat semua yg dah baca and dah comment ya, moga2 bisa saling belajar ya. Saya juga masih perl belajar banyak nih skrg. 
@ Amelia
Fasity beda kok modelnya dengan fashionese daily
Kebetulan aku kenal sama yg punya fashionese daily dan penulisnya. Hehehe… kalau fashionese daily lebih ke blog personal beberapa orang, kalau fasity konsepnya lebih ke media dan lebih banyak artikel how to. Kalau postingan sama, terus terang saya enggak tau juga, soalnya belum buka fashionese daily lagi..Hehehe…
Anyway thx masukannya ya, moga2 dengan makin banyak fashion blog yang ada, bisa membantu dunia fashion Indonesia supaya jadi lebih baik lagi. 
siapa yah selanjutnya???
jie kalo interview, mungkin bisa kasih pertanyaan yang lebih santai..seperti hobi..hehehe…apa gituh…biar ga terlalu berat 
@M : Thx, jadi motivasi Mel buat merintis bisnis juga kan ? Wah, Mel bisa jadi calon profil di Initial 5 nih.. 
@Vilia : Kebalik, aku yg mestinya say Thx, udah ngerepoti Cece yg super duper sibuk
@sindy : Hmm.. any suggestion ? Dahlan Iskan bisa di interview via email ga ya ? Gimana kalo konsepnya 5 pertanyaan dari saya plus 5 pertanyaan dari Initialers.. wah jadi kasian ama yg diwawancara 
kalo dahlan kirim ke emailnya ajah…
mungkin km mau wawancara bu nani wijaya? hehehhee
seru tuh pengalamannya dia ^^
gmn kalo pak satpam di kompleks rumah 
@sindy
wah seru euy….
satpam komplek rumah itu seru lho. Soalnya kita ga pernah tau kan apa yg ada di pikiran seorang satpam?
Menarik.
Dimana ada usaha disana pasti ada hasil. Sama kek temen kantor g yang emang berbakat dalam seni dia dia menjual jewellery buatan tangannya sendiri produknya bisa liat di http://evering.wordpress.com/ semua barang di sana adalah hasil buat tangannya sendiri.
Bagus loh… kita juga bisa request klo mau ^^
@Anang : Trims.. biar ga ngebosenin 
@Sindy : coba kontak2 Pak Dahlan ah… thx sarannya, patoet dipertimbangkan 
@Pitshu : Yap, udah pernah singgah ke Evering, bagus juga. Coba aja ditawarkan ke Simplight, siapa tau bisa masuk.
@Freddy : barusan saya juga gak bisa masuk.. 
@Vilia : Ce.. webnya not accesible tuh.. ada error.. (error rebus, error ceplok.. halah.. jayuz)
Huehehehh Jie, udah bisa nyaingin Larry King or Oprah nih lama2x =)
Ditunggu yang berikutnya ya.
@Margie : Huhu.. Iya aku emang terinspirasi dari mereka Margie…
Tapi ini benernya sarana buat aku belajar kok, learn from the best. Ada kenalan yg kira2 bisa diinterview ga Margie ? Eh. ini bukanya dari kantor ya, btw congratz buat kerjaan barunya ya 
Keren feature barunya.. fresh idea yet sharing to others in a good way.
Two thumbs up for Vilia.. sukses terus..
Buat jie dan kita semua juga.. ;)
membuka cakrawala pemikiran orang sempit,, nice bRo,,
*meluncur ke TKP*
*balik lagi*
wah keren, pake engine WP, T.O.P bRo ;)
@Willy : Thx, lagi siap2 untuk next edition. Willy ga nyoba bikin e-commerce ? 
@aLe : Iya, Fasity pake WP, themenya itu lho.. bagus banget yah *iri.com*
hah..?
waw.. salute.. salute..
khan jarang2 tuh bisnis e-marketing bisa sukses kalo gak struggle..
btw, mbak ini salah satu keluarga Ciputra yg kaya raya yg menaungi bisnis mall itu bukan, ya..?
Jie, selamat ya buat rubrik barunya. Menambah wawasan dan bermanfaat. Pertanyaannya kayak saya oke kok. Susah memang memilih 5 pertanyaan, mbok ya sekali-sekali dikasih 50 pertanyaan gitu 
@heRRu : thx bro, iya.. mayan susah milih 5 pertanyaan. Maunya sih nanya yg banyak, cuma pertimbangannya :
1. Artikelnya jadi panjang, apa nanti dibaca ? 
2. Kasian yg diwawancara, apalagi kalo tipe super sibuk 
Bocoran Initial 5 edisi selanjutnya (moga2 jadi) : Finalis Indonesian Idol

Ada usul pertanyaan ? 
keren.. keren…
gw suka nih fitur barunya! korban pertamanya juga ok. pertanyaan dari JiE bener2 memancing jawaban yang memotivasi n membangun.
Salut buat mbak Vilia, mudah2an tambah sukses terus.
Salut juga buat JiE!
tapi sejarahnya memutuskan 5 pertanyaan ada gak ya (^_^) ? penasaran aja :-p
Bagus mas Jie Wa.
Perbanyaklah postingan seperti ini agar semakin banyak anak2 muda yang menjadi netpreneur
@Kocu : Waktu pertama kali kepikiran ide untuk membuat rubrik ini, nama ce Vilia adalah yg pertama kali terlints di benak saya 
Sejarahnya kenapa 5 pertanyaan sebenarnya cuma gak mau membebani figur yg diwawancara, takutnya malah merepotkan. Apabila memang dirasa perlu, figur yg sama akan saya interview lagi bila Initialers menginginkannya. Lagian keren juga kan nama rubriknya : ‘Initial Five’ 
@Pak Nukman Luthfie : Terima kasih pak sudah meluangkan waktu mampir ke blog saya. Kami yang muda2 harus banyak belajar dari Bapak yang merupakan salah satu icon internet marketing Indonesia 
Jie and Vilia, so proud of you both. ;) Impressive column, impressive profile. You go girl, Vilia!
Bagus bagus bagus.. nice idea lo mas.. btw aku liat site mbak ini. Tasnya lucu2 banget.. tapi mahalnya itu rek.. (loh sejak kapan diriku jadi orang Sby ginih?). Kayaknya lucu kalo dikasi pertanyaan dari pembaca, ntar yg pertanyaan paling disukai sama si interviewee dia dapet satu tas ganteng darinya, ahahahaha (ngarrep berat..). Lah kalo yg diwawancara tukang jual batako, dapet batako dong? hueheh..
nyampah.com
@Titiw : kan pembaca bisa nanya wktu komen
Hmm, cinderamata dari org yg di wawancara ya ? Nice idea 
Salut nih buat sampiyan … rajin euy … sampai membuat rubrik tersendiri untuk hal seperti ini. Salut juga buat narasumbernya, seandainya semua orang memiliki pemikiran seperti ini, pasti bisa menyelesaikan permasalahan tenaga kerja di Indonesia.
@Riyo : Hehe.. semoga abis baca tulisan saya ini kemudian muncul Vilia-Vilia lainnya 
Bener kok Jie emailnya..emang kemaren aku submit yang mana yach?..emangnya Jie email apa?
Ngomongin soal preference, jie kan temen deketnnya ci vilia jadi pasti jie lebih suka fasity donk.. tapi aku sebagai cewe dan juga karena udah ikutan mbaca FD dari lama ya lebih suka di sana. Aku gak ngerti juga sih bedanya blog sama media karena yang aku liat dua duanya blog blog juga sich…tapi FD isinya lebih berbobot dan lebih uptodated..menurut pengamatan ku sih dan member di forumnya aja udah hampir 500 an, berarti kan banyak yang setju sama aku.
di tunggu wawancara berikutnya dech.
hai hai….blognya menarik yah…ada interview2nya segala…seru juga..btw, kinda bingung pas baca salah satu dari komen pembaca…
ada yg mention fasity.com itu mirip2 yah ama FD. i personally think that it is truly very very similar. not from its layout. tapi dari secara concept dan isi2nya tuh mirip banget. jadi wonder juga seperti pertanyaan amelia yg di atas. apakah fasity.com itu terinspirasi dari FD?
quoting dari komen Vilia utk Amelia : “Fasity beda kok modelnya dengan FD… kalau FD lebih ke blog personal beberapa orang, kalau fasity konsepnya lebih ke media dan lebih banyak artikel how to.”
ini bikin bingung deh. maksudnya konsepnya lebih ke media tuh apa yah? kan blog itu media juga toh? blog kan diconsidered as “consumer generated media.”
trus FD katanya lebih ke blog personal bbrp orang? kayaknya bukan deh. soalnya yg punya FD itu cuma satu, tapi editornya udah berkembang jadi tiga. cuma kontributornya banyak. sama aja kayak fasity.com gitu kan ada contributor penulisnya? sori nih..maksudku, bingung aja gitu kok gak sinkron jawabannya. soalnya berdasarkan interview di atas….perasaannya fasity.com itu juga berupa blog.
quoting : “Kalau Fasity.COM itu adalah blog community sebetulnya. Yang menulis di sana bukan cuma aku, tapi ada banyak orang. Total contributor utama saja sudah 7 orang…..Kalau mengenai bentuknya yang blog, adalah karena semua orang sudah familiar dengan bentuk blog, dan rasanya lebih memiliki personal touch ya”
bingung gak? hehe…kalo gue sih bingung 
sorry yah, bukan maksudnya mo attack. mgkn gak mao dibilang ‘meniru’/copycat yaaa….tapi sungguh loh mirip banget. dan secara fasity.com ngakunya the FIRST INDO FASHION COMMUNITY & SOCIETY in the net, that have this fashion planet gitu…kalo menurut gue sih, FD itu justru yg the FIRST fashion community yah….karena komunitasnya sendiri udah terbentuk banget. bisa diliat dari aktifitas forumnya yah membersnya udah ratusan…so i wldnt say it’s the hottest fashion blog in the country. but again it’s your personal opinion yaks…this is just my opinionku kok..gak papa kan?
btw, simplight.net bagus juga kok. barangnya byk yg lucu2 juga.
oiya sori yah postingnya sampe 3 kali nyambung2 gitu. soalnya kyknya kalo sekaligus kok gak mo masuk2…kayanya dibatesin yah characternya? my comment above is just my humble opinion loh…hehe…no pun intended 
Wah jadi rame euy. Thx ya Jie karena dah dikasih tau untuk nanggepin. Sebelumnya, thx banget untuk Amelia dan Salev atas komentarnya dan juga pendapatnya. Dan juga sorry ya untuk Jie, yg harusnya forumnya dipakai untuk membahas wawancara jadi melenceng ke masalah konfirmasi.
Sebetulnya saya sedikit bingung untuk menanggapi, karena saya tidak melihat masalahnya di mana. Mungkin saya coba jawab satu persatu ya.
@ Amelia
Amelia yang baik, mengenai masalah pilihan, itu memang benar adalah hak pribadi. Dan adalah hak Amelia juga untuk memilih mana yg menjadi pilihan Amelia. Saya yakin kita semua sangat menghargai itu. Tapi saya rasa tidak dewasa rasanya apabila menjudge pilihan Jie yang juga adalah hak asasi Jie hanya karena dia kenal dan berteman dengan saya.
Saya yakin dan percaya sepenuhnya Jie memiliki integrasi pribadi terhadap apa yg dia pilih dan dia lakukan. Saya tidak bermaksud menyalahkan, tetapi hanya meminta kedewasaan dalam bersikap.
Mengenai masalah perbedaan dan maksud blog dan media, saya jelaskan di bawah bersamaan dengan tanggapan untuk Salev ya. 
@ Salev
Salev yang baik, thank you for your humble opinion. Saya coba jawab juga di sini dari pertanyaan kamu ya. Berupa Q&A aja gapapa kan?
Tapi sebelumnya maaf ya, harus saya potong2 jadi beberapa bagian, karena agak panjang.
—maksudnya konsepnya lebih ke media tuh apa yah? kan blog itu media juga toh? blog kan diconsidered as “consumer generated media.”—
Di sini kalau Salev melihat konsepnya Fasity dan sudah membuka2 Fasity hingga keseluruhan, Salev pasti mengerti bedanya.
seperti yg Salev katakan bahwa FD editornya ada 3, kontributornya banyak berupa guess contributor. Sedangkan di Fasity, setiap member memiliki blog sendiri. Dan nantinya dalam blue print kami, blog2 itu akan dimunculkan sebagai community blog.
Jadi ibaratnya Fasity itu ditujukan untuk menjadi Multiply atau Friendster, tapi tentang fashion, di mana semua orang dari seluruh dunia bisa berbicara tentang fashion dan tidak dibatasi hanya orang2 tertentu yg boleh memposting dll nya. Dalam pelaksanaannya sendiri sekarang sedang dalam progress. Coba saja Salev sign up dan lihat, akan ada pilihan untuk menulis blog di sana. Dan nantinya dalam perkembangannya akan terus bertambah fasilitasnya. 
Yang saya maksud dengan kontributornya saja ada 7 orang adalah untuk saat ini, kontributor utama kami sudah 7 orang. Dan masih akan bertambah lagi nantinya.
Kalau Salev berkenan, silahkan awasi terus perkembangan kami. Sangat menyenangkan justru apabila ada yang mengamati pertumbuhan kami terus – menerus.
—sorry yah, bukan maksudnya mo attack. mgkn gak mao dibilang ‘meniru’/copycat yaaa….tapi sungguh loh mirip banget. dan secara fasity.com ngakunya the FIRST INDO FASHION COMMUNITY & SOCIETY in the net, that have this fashion planet gitu…—
Em….sekali lagi, saya rasa ada sedikit kesalahpahaman di sini.
Yang ditulis adalah: We are the FIRST FASHION COMMUNITY & SOCIETY IN THE NET, THAT HAVE THIS FASHION PLANET! Tidak ada kata Indo-nya.
Dan juga, mungkin Salev salah mengerti tentang Fashion Planet yang saya maksud. Coba Salev buka link ini: http://www.fasity.com/planet
Di situ Salev bisa melihat apa yang dimaksud dengan fashion planet. Fashion planet merupakan kumpulan dari para blogger fashion DUNIA yang saling berbagi dan berbicara tentang fashion. Semua post tersebut kami link langsung ke blog penulisnya agar apabila pembaca ingin lebih mengenal mereka, bisa langsung membuka blog2 tersebut. Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi fashion secara lengkap dalam satu situs sekaligus.
Itu adalah salah satu bentuk komitmen kami sebagai situs komunitas. Dan itu juga konsep fashion planet yang kami maksud.
Pun masih ada banyak lagi rencana yang masih sedang dalam pengembangannya sekarang ini.
Haha…masalah disebut copycat, peniru, mirip, atau terinspirasi dan lainnya, saya rasa kami semua di Fasity.com tidak ada yang terlalu terganggu ataupun bermasalah dengan semua itu.
Kalau Salev merasa lebih baik setelah FD dianggap yang pertama, yang terbaik, atau sebagai inspirator, contoh, dan lainnya, kami juga tidak ada masalah dengan itu.
Kebetulan kami semua penganut open source. Dan Open Source itulah dasar sesungguhnya dari Fasity. 
Seperti yang saya tulis di atas, kebetulan saya kenal secara pribadi dengan Hanzky yang memiliki FD. Saya juga kenal salah seorang kontributornya. Dan kalau boleh sedikit bercerita kembali ke beberapa waktu yang lalu, sebelum FD memiliki kontributor, saya sempat berbicara dan berunding dengan Novita Estiti (maaf ya Nov, jadi bawa namamu untuk konfirmasi) salah seorang stylist dan juga member di MP untuk membuka media ini. Saat itu sebetulnya Novita dan salah seorang kontributor FD itu beserta satu member lainnya sudah akan bergabung dan membuat Fasity.
Namun sayangnya saat itu masing2 anggota sedang memiliki prioritas lainnya, dan karenanya pembuatannya ditunda. Dan sekarang salah satu calon member itu sudah bergabung dengan FD.
Saya pribadi juga sudah pernah menawarkan kepada FD untuk bergabung dengan fashion planet kami waktu itu, namun dari FD sendiri menolak karena FD meminta credit banner yang saat itu tidak bisa diberikan, dan karena FD juga bertujuan untuk bergerak secara komersil, maka saat itu kami juga menangguhkan penawaran tersebut.
Tujuan saya menceritakannya di sini adalah agar Salev jelas, bahwa blue print Fasity sudah ada di kepala saya bahkan sebelum FD menjadi komunitas dan masih berupa blog pribadi Hanzky.
Informasi lebih lengkapnya bisa di cross check kepada narasumber2 yang saya sebutkan tadi.
Saya rasa, pangkal dari semua masalah ini hanyalah ketidaktahuan akan akar masalah secara jelas.
Mungkin lain kali apabila Salev dan member FD lainnya bisa mencoba masuk terlebih dahulu, melihat – lihat, dan memastikan semuanya, maka masalah kesalahpahaman ini tidak akan ada. 
—kalo menurut gue sih, FD itu justru yg the FIRST fashion community yah—
saya dan tim tidak pernah mempermasalahkan siapa the first, kok Salev. Apabila ada yang ingin menggunakan ataupun mengclaim sebagai the first, the best, the hottest, dan lainnya, silahkan saja. Kami memang tidak memiliki hak paten untuk kata2 tersebut. Hehehehe….j/k
Intinya, silahkan dan sah2 saja.
but again it’s your personal opinion yaks…this is just my opinionku kok..gak papa kan?
Tentu saja tidak apa – apa, Salev.
Semua orang berhak bersuara dan berpendapat selama juga bisa saling menghargai pendapat, suara, dan pilihan pihak lainnya.
Ok saya rasa sampai di sini sudah cukup panjang ya. Ngetiknya sampai cape nih. Hehehe….kalau masih ada yang kurang jelas, bisa langsung menghubungi saya dan team di info@fasity.com. Kasihan kalau di sini, nanti forum Jie berubah jadi forum pintu net lagi. Hahahaha….
Anyway, thx ya buat semuanya. What a unique and interesting experience that enlighting my perception.
And thx terutama buat Jie…duh dah panjang gini deh Jie. Hahahaha….
Wah ternyata bisa html bold ya…argh…dari tadi aja tuh. Huhuhu… anyway aku mau nanggepin yg di atas2 juga ya Jie, ijin lagi nih… hehehe…
@Pitshu
Wah iya, Evering bagus ya. Aku dah buka2 kemaren ini.
Dan dah rencana buat contact juga hahahaha…..(Jie tau aja isi kepala gue)
@sakuralady
Thank you ya. Iya moga2 semuanya tambah sukses.
@Ale
Hehehe skrg pake drupal donkk..
@Nona Nieke
Thank you.
Iya, sekarang juga masih struggle kok. Hehehehe….
@Kocu
Thank you ya. Semoga kamu juga sukses selalu. 
@Jennie
Thanks a lot sistah. *Hug* Jie, dia ini salah satu inspiratorku lho. Aku tag dia untuk di wawancara di rubrik ini ya.
Indonesian people should be proud to have her!
@Titiw
Hahaha…
Iya saya akui, emang ada beberapa tas yg baru itu harganya juga agak2 bikin saya melotot.
Huhuhuh…tapi menurut suppliernya memang bahannya import khusus dari UK. Duh jadi promosi.
@Riyogarta
Sebetulnya tujuan utama saya membuka Simplight adalah untuk para wanita Indonesia.
Hehehe…karena pekerjaan seperti ini sangat fleksible untuk para calon ibu. Jadi bisa bekerja sekaligus mengasuh anaknya. Dan juga bagi para pelaku industri kecil, ibu – ibu yang menginginkan penghasilan tambahan namun tidak memiliki cukup waktu dan marketing skill untuk menjual produknya, semua saling membantu dan saling mendukung di Simplight.NET ini.
Terus terang saja kalau tidak ada mereka, sekarang tidak ada Simplight.NET. Semua hasil kerja keras bersama – sama. Semua punya satu cita – cita. Semoga akan ada banyak lagi wanita indonesia yang bisa bekerja sekaligus menjadi ibu ya. 
@Salev : Iya maaf soal commenting yg suka trouble dan web yg sering ga bisa kebuka. Server hosting saya lagi down. Next week aku bakal utak atik dan maybe pindah hosting buat kenyamanan Initialers semua
Beropini disini boleh kok… ajak temen2 mampir yah ^^
@Amelia & Salev : Tulisan saya di blog ini saya akui memang Subjektif
namanya juga blog, isinya pemikiran personal bukan rembukan hehe
Tentang pandangan saya mengenai Fasity.com, Saya mengenal Fasity terlebih dahulu daripada FD (katrok banget ya gw sampe gak tau ada fashion blog lain
) Tapi dengan latar belakang saya sebagai web developer slash designer (bukan fashionista), tentunya (secara intuitif) aku memandang kedua web tersebut dari sisi interface, usability, ease of use, komposisi dll. Artikel yg ditampilkan juga selalu rapih. Karena kelebihan itu saya suka Fasity. But, di sisi lain saya melihat keunggulan FD yg sudah stable dengan tim yang sudah solid dan komunitas yg menggerakkannya, salut !
@Vilia : I know ur’e a busy person, thx sudah meluangkan waktu reply dan klarifikasi komen2 diatas ya 
@Jauhari :
Sangar sing KOMEN akeh tenan
Akeh opone, lah yg komen itu2 aja orangnya 
Hemm..mbak vil itu (jiyeh.. sok ngakrab..) kayaknya orang yg baik dan sabar yaa.. (oke titiw, karena kamu udah muja muji saya.. kamu mendapatkan tas terbaru dari saya, congratz!! -vilia-)
Syaaahaaahaaaa!!! NGAREP BERAAAAAATT!!!!
@titiw : hehe.. she has good personality, ayo beli.. beli.. kan terjangkau harganya 
Oh ini Vilia yang punya Fasity.Com ya? Gue malah taunya Fasity duluan baru tau ini. Kereennn. Selain expert di fashion, ternyata inspiratif banget ya personality nya.
Ngomong tentang copy – mengopy, setelah diliat Fasity.Com sih memang jauh banget bedanya sama FD. Di FD interaksinya sama orang Indo doank, sedangkan di Fasity interaksinya dengan orang luar juga. Lagian setelah diliat – liat, kayaknya malah FD yang ngopy Fasity deh? Abis isi artikelnya banyak yang ngikutin Fasity gitu? Setelah di post sama Fasity baru FD post juga.
Gue sih lebih suka Fasity, tampilannya lebih bagus, gambarnya bagus, beritanya juga prof banget. FD sebetulnya juga bagus, cuma ngebosenin kalo lama – lama diikutin. Yah ini sih personal opinion aja.
Sukses terus ya buat Mba Vi! Go Fasity!
@Sarah : hehe.. komen kamu bisa bikin kontroversi lagi nih
Coba saya pertegas lagi deh, FD tidak meniru Fasity dan begitu juga sebaliknya. Satu2nya benang merah diantara keduanya adalah fashion.
beritanya juga prof banget
Ohoho.. karena 2 blogger paporitku menulis disana 
hai lagi…
wahhh panjang banget nih responsenya,langsung dari yg punyanya yah hehehe..seru deh aawww…
well, got your points sih…buttt…ada butttnya nih hehe..
1. gue ngerasa pertanyaan gue belon terjawab sih. gue ngerti kok ttg blog community itu. but my question was…what you meant with the diferrence between blog and media gitu loh. soalnya gue merasa kayaknya elo membedakan fasity dan FD gitu dari segi konsepnya secara blog dan yg satu lagi media. menurut gue FD and fasity itu satu konsep. they’re both blog community in a way…dan cara posting blognya yah rame2. btw, cara postingnya FD dari dulu sama kok kayak yg fasity skrg. jadi bisa kaya blogger gitu, langsung posting. itu setau gue yah.
another thing, u mentioned that fasity is not a blog, tapi in fact it is a blog community, jadi bingungin aja. despite it’s a personal blog or bunch of blogs…tetep aja it is a blog. cuma namanya aja blog community. so i still cant understand why u called it a media, while actually a blog is the media itself. gitu loohh…
2. gue udah browse link2nya kok semua. so pretty much gue dah tau fasity contentnya apa. honestly, i dont really care roots or asal usulnya apa. like it needs to be explained thoroughly. me..and like other people who stop by on a website…kita cuma ngeliat sekilas dan..biasanya ngasih first impression after browsing some pages of that website. gue sbnrnya ngasih komen gini cuma buat masukkan kok buat fasity. soalnya kan yg kasih komen kan buat gue doang. ada amelia tuh yg gue juga gak kenal sapa, but kita bisa kasih pendapat yg mirip gitu loh. maaf deh maybe kita orang2 yg bodoh yg gak mengerti akar asal usul. kalo memang dengan kita berkomen seperti ini kesannya kita jadi misunderstood..well kayaknya orang2 kayak gue or amel gini berarti kalo mo kasih komen harus research dulu kali yaaa. padahal gue cuma ngasih impression gue aja gitu loh. and not only me or amel, kayaknya byk deh org yg sekilas cuma mampir bloghopping gitu, maybe punya kesan yg sama. masa vilia harus then satu2 ngebales komennya, just to clarify each of them? first impression is important toh? or not?
eniwey..kalo dari yg aku nangkep tulisan vilia di atas, kayaknya kan fasity juga cuek kan mo dibilang copycat or gimana lah…which means u dont really care what people says bout ur image kan? so let’s be it aja sih…toh kita juga gak bakal kayaknya mo ngedemoin fasity suruh fasity tutup? hehehe…still people choose which site they think it’s better to be visited. so if you think that my comment is not something to be worried about yah go ahead sih…no worries lahhh 
sekali lagi maaf yah kalo misalnya kayaknya gue kok kesannya attacking gini. seriously…gue cuma pengen ngasih komen aja kok.
case closed aja deh hehe…daripada entar jadi ngotorin comment blognya inijie yaaa..heheh..maap yah jie…btw, ganti tampilan nih critanya?? looking good, bro! keep up the good work deh yaaa..
yah sukur2 komen gue bisa buat bahan masukkan aja mengenai impresi orang mengenai fasity.com gitu lohh…tapi kalo memang not really important is okay juga kok. who am i to say juga kan? hehe….pisssss…outtt!!!
@Salev : welcome back Angel ^^ wahh.. masih lanjut ya ini ? Sebenarnya.. baik Vilia (bos Fasity) dan Hanzky (bos FD) sudah bersilaturahmi di blog pribadi Vilia.
Case closed ? Hmm, I think .. I’ll let this thread flows.. lebih bagus lagi kalau sampe masing2 pihak jelas dengan point masing2. (kalo bagi aku sih jelas banget, cuma lebih baik bukan aku yg menjelaskan
)
Thx, bagus deh kalo suka tampilan baru ini 
oiya buat sarah, hehe…*gue jadi ikut komen ke sarah nih*…
bener sih fasity lebih international (in a way..members or pembacanya yang lebih internationally yah…gak cuma org indo). i agree with that. FD memang diutamakan lebih ke org2 indo yah..secara forumnya juga org2 indo gitu kok banyakan. well…gue rasa memang sih yg bikin beda dari targetnya kali yah vilia…i agreed kok on this one.
mengenai yg copycat, yah itu kayaknya memang diliat sih dari sisi mana. maybe sarah ngunjungin fasity dulu (just like i did with FD) trus udah gitu baru ngeliat FD. trus kesimpulannya akhirnya berakhir spt yg saya simpulkan about fasity juga siy. hehe….
kalo mengenai kesamaan, kayaknya coincidence kali (i think vilia agreed on this), yg pasti kan cara mengulasnya beda. just like magazines, kalo misalnya kamu beli majalah fashion yg beda2…apalagi kalo ngomongin soal trend. semua ngomongin trend yg sama, tapi cara ngulasnya beda. btw, i’m not saying Fasity copycat in a way sampe ke content2nya loh…gue cuma bilang, konsep secara keseluruhannya yg mirip, itu pun gue juga bilang kan bukan ngomongin soal layout or design, coz it’s totally different 
ohiya, kalo bilang FD malah yg ngikutin fasity…hehehe…yah biarkanlah entar kali ada yg dari FD sendiri yg clarify just like vilia did on hers
tapi…coba perhatiin deh….FD itu mulai posting dari taon 2005 lohh….but with the name SOCIALITEE kalo gak salah wktu itu….trus akhirnya ganti jadi FD pas sebelum pertengahan taon ini..masih awal2…kalo fasity, kayaknya baru july 2007 kan dibukanya?
jie, haha….jangan ketakutan dong da kontroversi lagi yah…kan seru lagiii blog elo jadi rame
…ini pas gue stop by lagi nih hari ini baru ngeliat…dan baru sempet reply.
Menurut gue kalo emang punya opini pribadi, yah silahkan, tapi sebelum berpendapat sebaiknya punya pengetahuan dulu tentang apa yang dibahas. Yang pasti kalau ngomongin ttg hasil karya, ga ada yang bagus/jelek, benar/salah, semua masalah selera.
Secara gue salah satu kontributor di Fasity, gue tau persis tujuan dan ke arah mana Fasity akan berkembang. Community blog. Kenapa Fasity menyebut dirinya sebagai community blog? Di sini Fasity adalah wadah untuk menjaring orang2 pecinta fashion untuk saling berbagi hasrat, cinta dan informasi ttg dunia fashion. Di mana mereka bisa saling posting tentang fashion langsung di blog. Kita berbagi infromasi di blog, saling memberi komen, ada interaksi di blog, yang dengan sendirinya membentuk komunitas dari mana saja.
Misalnya lingkungan keluarga dan temen2 gue ga ngerti tentang dunia fashion, gue ga tau harus nyalurin atau cari informasi tentang fashion dimana. Mungkin dengan browsing kita dapet informasinya, tapi gue pengen ngobrolin dan ngebahas tentang fashion. Gue pengen ada orang yang bisa mengerti tentang kecintaan gue akan fashion. Gue pengen kalo lagi ngebahas sesuatu, trus orang itu nangkep dan tau pasti apa yang gue rasakan. Nah, Fasity menyediakan wadah untuk itu.
Fasity ngga cuma kasih informasi tentang dunia fashion sebagai berita saja. Tapi komunitas di dalamnya bebas berekspresi, bebas mengungkapkan semua tentang fashion dalam diri mereka masing-masing. Kenapa gue suka ini, kenapa gue mau itu, begini style gue, gimana caranya gue pake itu, dsb.
That’s community blog.
Fasity juga mempunyai forum untuk saling ngobrol, tuker2 berita. But, tetep aja, untuk mengekspresikan diri tentang fashion, tempatnya di blog. Fasity juga merupakan kumpulan blog dari para pecinta fashion. That, again, is community blog.
Bagaimanapun juga, untuk mengenal tentang Fasity, berarti harus mengikuti perkembangan Fasity dari awal sampai akhir. We don’t want to be a -judge-it-from-the-cover-pathetic-person, right?
*salam kenal buat jie ^^
hai jie, salam kenal juga.. ini FrenZy yang nulis di fasity.com juga
nice blog by the way, change layoutnya keren deh.
anyway, tergelitik untuk komentar.. masalah fasity.com dan FD yang katanya mirip (serupa, sama persis, whatever people say), I think it really doesn’t matter. secara personal saya sudah browsing FD dulu, dan memang isinya beda sama Fasity.com. Selama saya di Fasity.com juga merasakan perbedaannya makin kental.
But let’s thik about it, what does it matter kalau FD dan Fasity.com adalah dua komunitas fashion yanb mirip atau engga? walaupun menurut saya memang ga mirip, biarkan readers memilih dan judge. biarkan ada persaingan secara sehat, dan bukannya dengan menuding jari siapa yang salah, siapa yang copycat, dan siapa yang lebih baik. Seharusnya FD juga senang bahwa ada sebuah kompetitor (dari segi Fashion Community loh ya, bukan dari segi mirip).
So.. I think this will be endless if people keep trying to justify who’s right and wrong. Vilia has stood with her diplomatic answer, she’s not judging and attacking anybody. Fasity.com also doesn’t have any intentions of copying any other site. So FD has their own readers and network, we have ours, so let’s leave it at that.
readers dan komunitas online bisa memilih sendiri, lalu kenapa kita yang panas?
ya ga?
Salute untuk Vilia Ciputra.
Ternyata bukan hanya tulisan – tulisan di blog nya yang sangat inspiratif, sikapnya dalam menghadapi kontra juga menunjukkan kematangan kepribadiannya melebihi usia yang masih terbilang muda.
Kontra semacam ini memang paling baik untuk tidak diperdulikan karena waktu yang akan menjawabnya.
Salute juga karena Fasity-nya bisa menjadi angin segar untuk perubahan paradigma dan stereotype di antara para pelaku dan pecinta fashion Indonesia.
Sukses selalu, madamemoiselle!
Wah baru dikasih tau lagi sama Jie ada yg udah comment lagi.
@Titiw
Terima kasih ya. Haha..tentang tas gratis, bentar lagi ada eventnya lho..
Cek Fasity terus aja ya ;) *promosi deh jadinya*
@Sarah
Terima kasih ya, Sarah. Kontra yang ada tidak perlu terlalu dipermasalahkan.
Bagus atau tidaknya sesuatu hal tidak ditentukan oleh persaingan ataupun masa. Kualitas datang dari pribadi yang menentukannya.
Jadi, tidak perlu terlalu dipermasalahkan lagi ya. Jauh lebih menyenangkan kalau kita semua bisa memberikan kontribusi bagi dunia fashion Indonesia yang lebih membutuhkan perhatian.
@Salev
Kecuali anda lebih suka dianggap bodoh, saya memang lebih suka menganggap semua statement yang anda bawa di sini sebagai sebuah hasil dari kesalah pahaman.
Dan jawaban di bawah ini mengukuhkan statement saya ini.
@Jie
“kalo bagi aku sih jelas banget, cuma lebih baik bukan aku yg menjelaskan
”
Enggak kok Jie.
Semuanya udah jelas dan enggak ada yg perlu ditambahkan lagi. Thanks banget yaa….
@Fe
Thank you sistah. An enlighting information for everyone.
You go girl! Hehehe….
@ Winna
Thank you Win.
Gue setuju dengan semua point loe. Terima kasih karena sudah begitu memahami gue dan terlebih terima kasih karena loe tidak ragu untuk menentukan sikap loe.
Means a lot to me.
@Enrico
Terima kasih untuk pujian dan dukungannya, meski sedikit berlebihan rasanya.
Mungkin memang usia tidak menentukan tingkat kedewasaan seseorang ya, dan saya harap memang begitu adanya. Dukungan terhadap dunia fashion Indonesia, yang sedang diusahakan oleh Fasity.Com memang masih sangat dibutuhkan. Itu juga yang saya dapatkan dari hasil berbincang – bincang dengan Ibu Ika Mardiana atau Ika Butoni, yg merupakan penggagas Bali Fashion Week. Karenanya dukungan dari orang – orang seperti anda, tentulah sangat kami butuhkan.
Terima kasih ya. Kami tunggu partisipasinya.
——————————————-
Untuk semuanya, sekali lagi terima kasih untuk kesempatan yang ada, komentar – komentar yang diberikan, dan diskusi yang terjadi di sini dan di blog pribadi saya.
Semoga semuanya memberikan pencerahan dan menghasilkan energi positif yang melimpah, dan sebagaimana dikatakan Enrico di atas, “bisa menjadi angin segar untuk perubahan paradigma dan stereotype di antara para pelaku dan pecinta fashion Indonesia.”
Terima kasih! Domo Arigatou! Gracias! Mercy! Thank you!
Hihi….
Untuk sedikit memperkeruh suasana, fd udah ganti tampilan tuh yang gue liat malah jadi mirip banget sama tampilannya fasity sekarang sampe button nya, dan juga warnanya, layout home dan fontnya. Gimana tuh? Ga berniat ganti layout juga fasitynya, Vil?
Gemana tuh Salev? Sapa yg niru sapa nih skrg?
Wah ribut2 lagi deh jadinya gara2 Olin neh. Dah cukup ya Lin. 
Kita dari Fasity hanya berharap semoga kedua site yg ada bisa saling bertumbuh sesuai jalan masing – masing.
Ps: Jie, sorry neh mau numpang ngelink ya. Rasanya blog mu bakalan ramai pengunjung lagi neh. Hahaha…..
Hayooooo….siap jadi celeb blog. 
Iya Olin, udah.. hobi amat memperkeruh suasana.. masih banyak yang perlu dipikirkan selain ini.
Jakarta udah panas, global warming makin menjadi.. masa lo nggak kepanasan?
@anonymous
haha bener banget tuh.. 
@Prayogi
Salam kenal juga. Iya nih, penggemar Trump juga?
Sukses juga ya untuk kamu.
@Jie
Wah aku nambah banyak temen dari blog mu, Jie. 
Waahh.. Postingan dan komentar2 yg menarik, huahahaha 
Mampir ke sini dr hasil iseng2 masukin nama Vilia Ciputra di Google.
Salam kenal yaa buat pemilik blog ini, Jie yaa? *salaman.com*
Sebenarnya tau soal Vilia juga scr ‘kebetulan’, dr hasil blogwalking ke sana sini di MP lantaran lg iseng berhub kontak2 gua lg ga ada yg mejeng postingan baru :p
Ngga tau kenapa jadi nyangkut bolak balik ngecek postingannya si Vilia yg banyak ‘menginspirasi’ bo.
Ga nyangka jg kalo ternyata Vilia masih ‘muda’, haha.. Abis isi postingannya menunjukkan sisinya yg wise ‘bo. Ternyata bener umur ga menentukan kedewasaan seseorang ;)
Soal kontroversi Fasity ma FD, well.. Gua ga pernah ngecek dua2nya seehh jadi ga tau soal ‘kemiripan’ yg dimaksud.
Cuman one wise friend of mine pernah bilang kalo di dunia ini ga ada yg bener2 ‘baru’ lagi.
Segala sesuatu yg dibilang ‘baru’ skg ini ya hasil pengembangan dr yg sblmnya udh pernah ada.
Sekilas boleh mirip tapi dalamnya pasti ngga mungkin 100% sama seeh krn biar gimana khan yg bikin beda ‘boo..
Yg susah itu org yg sama bikin 2 hal yg completely beda, huahaha 
Eehh.. Maap yaa, Jie, jd ngalor ngidul.
Segini dulu dhe komen pertama gua.
Mo browsing2 lagi di sini siapa tau ada pembahasan lain yg menarik ;)
Met hari Minggu! Ciaoo..




Wah, akhirnya ini postingan kelaur juga.

Untuk narasumber pertama ok punya…
Cuman agak sebel habisnya aku tuh boros, malah disuguhin webnya dia, jadi pengen beli nie….
But, okeh…
Coba buat pertanyaan yg kadang nyeleneh * ngerti nggak artinya * ;), biar kita yang baca tahu sisi lain orang itu.
5 pertanyaan, yakin cukup?