Senjata Bloggingku : Canon Ixus 75

By Sunday, January 6, 2008 78 Permalink
Senjata Bloggingku : Canon Ixus 75
1.5 (30%) 2 votes

Canon Ixus 75 (SD750). pic by LetsGoDigital

Dua tahun lamanya saya setia jeprat-jepret dgn Nokia 6630. Hasilnya tidak mengecewakan, bahkan tidak sedikit yg tertipu dan mengira saya foto menggunakan raket (kamera poket). Tapi belakangan kamera henpon berkekuatan 1.3 Mpx tersebut sudah tak mampu lagi memuaskan hasrat narsisku :D

Perburuan camdig pun dimulai. Sekitar 2 bulan lamanya saya mengobok-obok internet. Spesifikasi saya : tipis, ringan, branded (say NO to Brica!) & performa OK. Rujukan no.1 tentu saja situs dpreview. Sempat naksir Canon A710 dan nyaris saja (fiuh!) membeli Casio Exilim S-770. Tapi yg namanya jodoh juga ga kemana-mana, hanya butuh 1 hari untuk menyisihkan duit THR dan memilih Canon Ixus 75 (SD750) sbg partner bloggingku.

Ultra compact adalah kata kuncinya. Dengan dimensi tebal hanya 20 mm, pas banget masuk kantong. Bahkan lebih tipis dari N6630 ku. Penampilan fisik juga cukup stylish dengan pilihan lensa hitam atau silver. Lensa Sensor berkekuatan 7.1 Mpx dibenamkan kedalamnya, lebih dari cukup untuk kebutuhan point and shoot. Mampu mengabadikan senyum pacar kamu dengan pilihan resolusi dari 640 x 480 hingga 3072 x 2304. Pilihan ISO pun cukup lengkap mulai dari 80 ,100, 200, 400, 800 hingga 1600. Stamina baterai Lithium-Ion yahud buat 200-300an shots dengan catatan penggunaan blitz minimal. Prosesor canggih DiG!C III menjadi jantung operasi dan menjamin kecepatan pengolahan citra.

Plus

Selain dimensinya yg mungil, beberapa fitur yg saya suka antara lain :

  • 3.0″ LCD screen. Lebar & lega. Bahkan absennya viewfinder tidak menjadi masalah karena adanya LCD superbright ini. Layarnya tetap tampil cerah walaupun dibawah sinar terik matahari.
  • Outstanding macro performance. Karena saya suka potret objek dari jarak dekat (tau kan apa yg biasa saya foto ? :P), fitur ini menjadi sangat vital. Ixus 75 mampu menghasilkan image macro yg sangat detail. Nilai 9 dari 10 saya sematkan :)
  • Pengaturan manual. Namun tentunya terbatas pada Exposure, Shutter Speed, White Balance dan Color Adjustment.
  • Mode Color accent. Mengambil foto dengan hanya melewatkan satu warna saja untuk ditampilkan. Bisa dilakukan dgn Photoshop sih, tapi lebih praktis langsung dari kamera kan ? (lihat contoh : Green Frog)
  • Scenes. Buat yg malas ngatur secara manual bisa menggunakan fitur scene untuk mengambil foto sesuai tema. Misal : Portrait, Night Snapshots, Kids and Pets, Snow, Beach, Fireworks, Indoor, Aquarium dan hmm.. ada yg berani mencoba Underwater ? :D

Minus

Tak ada gading yg tak retak, jujur aja berikut ini kelemahan yg saya sesalkan :

  • Kurang baik di kegelapan. Masalah klise kamera pocket, ditempat yg kurang cahaya gambar yg dihasilkan menjadi grain & blur. Penggunaan blitz malah membuat gambar menjadi over exposure.
  • No Optical Image Stabilizer (OIS) presence. Buat yg tangannya suka getar ala parkinson, saya sarankan membeli tripod :P
  • Optical Zoom hanya 3x. Ixus 75 jelas bukan jenis kamera untuk meliput pertandingan sepakbola :D Plus digital zoom 4x, memang total zoom menjadi 12x. Namun penggunaan digital zoom akan menghasilkan gambar yg berbintik-bintik dan pecah (Ixus 75 pecas ndahe ?? ~X( woakakaka)

Overall, buat saya Canon Ixus 75 merupakan pocket digital camera BESTBUY bila ditilik dari brand, dimensi, fitur dan di cross check dengan harga.
Tapi ya.. masio gt, tetep aja DSLR lebih OK, ada yg mau tukar ama saya ? :D

ps : review diatas dan gallery dibawah ini jgn dibandingkan dgn camera prosumer maupun DSLR. Mesti compare apple to apple dong B-)

Autumn in SurabayaBloom of ChivialingsWas SingleStarbucks Experience
Paris Van JavaPath to SierraThe MaskCode Red
Green FrogBukit Darmo Boulevard
Coffee LaughStrawberry Temptation

FREE!, Esprecielo Green Tea for a lucky Subscriber, register now!

* indicates required

I won't spam. Promise! :)
78 Comments
  • Ria
    January 10, 2008

    @Jie – waduh kalo dosen luar biasa (part time) biasanya cuma mau yg S2… kalo S1 biasanya jadi dosen tetap. coba tanya Ce Joanne…

  • rizk
    January 10, 2008

    foto-fotonya memang

    “sempurna”
    mang harganya brapaan?
    pake dollar?

  • Jiewa
    January 10, 2008

    @Hams : ntar kalo dah punya kamera pasti jadi pengen hunting deh :)

    @Ridu : ya.. tinggal ke toko kamera terdekat :D

    @Ario : thx ya.. yp jujur aj masih jauh dr sempurna.. masih blur2 gitu.. :(

    @Ria : hix.. :((

    @Rizk : beli di indo kok, skrg ‘tinggal’ 2.3 jut

  • Domba Garut!
    January 11, 2008

    Moga2 dengan senjata barunya bisa terus semangat blogging yah… saya disini pake Canon EOS 350D dan kayaknya kedepan akan upgrade ke Canon EOS 5D yang notabene lebih responsive.

  • Kampret Nyasar
    January 11, 2008

    Soal DUNIA CANON di baca-2 aja disana.. kebetulan saya sih sering konsultasi sama tech-supportnya via email, sangat responsive sekali ulasan-nya, moga2 membantu dan salam hangat dari afrika barat…

  • Rosyidi
    January 11, 2008

    @ Jiewa : brica emang ada interpolasinya. Ada softaware di kamera untuk meningkatkan resolusinya. Tapi itu terbatas koq. Resolusi sesungguhnya cameraku 5, setelah diinterpolasi jadi 7. Semua itu dijelaskan di kardusnya koq. Jadi brica gak nutup2i hal itu. Kamera lain juga banyak yg pake software semacam itu. Kalo lensa, brica emang pake punya samsung, tapi yg penting settingnya menurutku, asal settingnya pas, semuanya jadi OK. :)>-

  • Gum
    January 13, 2008

    huhu… hidup ixus…

    cuma gara2 sekarang belum ada waktu lagi buat hunting, jadinya belum dimaksimalin kemampuannya. paling cuma dibuat poto2 acara keluarga aja.

    kita bikin id-ixus75 yuk, jie.. :D

  • zam
    January 17, 2008

    kalo saya cukup puas dengan kamera pinjaman.. :D

  • geblek
    January 22, 2008

    seandainya lcd rusak bisa berabeh yah krn gak ada viewfindernya.
    punyaku ixy75 bukan ixus loh tapi ixy

  • fahmi!
    February 6, 2008

    hwa! ternyata kameraku juga bisa color accent! barusan ketauan secara nggak sengaja. tersembunyi di scene sih, jarang pake :p biasane kalo nggak auto ya manual. asik, ada mainan baru :D

  • Jiewa
    February 6, 2008

    @Fahmi : wah.. ini, makanya baca buku petunjuk disik.. hihihi.. eh.. sapa tau ada petunjuk : “shake before use” :))

  • ani
    April 1, 2008

    gimana klo canon ixus 860 is. ada saran untuk memotret objek kecil (<1cm).
    thx

  • chen
    April 4, 2008

    hi minta sarannya dunk
    bgsan canon ixus 75 atau casio exilim s-10
    harganya hampir sama
    cm casio exilim uda 10.1 MP dan katanya kamera tertipis dan teringan
    bingung ne pilih mana..minta sarannya dunk..hehe tq

  • Franky
    April 8, 2008

    Ikutan dong..Aku juga make ixus 75 tapi……. kok hasilnya nggak bisa sejernih kayak yang difoto atas itu ya? nggak ada art2nya dan nggak bisa fokus pendek trus yg belakang blur2 gitu,gmn caranya ya? Apa yang salah? Puas sih make kamera ini tapi banyak noise kalo ditempat gelap dan nggak ada battery meter..bikin sebel,mendadak habis! nggak kayak sony dsc s600 masio gendut dan nggak cantik meski 2” dan battery AA cas2an tapi hasil malamnya kok bagus ya? ada denganmu? (ixus 75) hehe =) mohon pencerahannya ya para petua2 senior diatas… thanks.

  • firdaus
    May 1, 2008

    aku baru beli juga kamera ini. dari segi design, (menurutku) paling keren dibanding (misal sony).

  • odil
    May 8, 2008

    nice jie !!
    salut dhe ma kamu ^^
    semua jepretanmu gw suka :)
    keep going bro ^^

  • papabonbon
    May 20, 2008

    aku akhirnya beli canon powershoot A630 belum yang IS sih, tapi dah 8 mp dan yg penting baterenya awet banget, secara 4 biji gitu lho. pun dia optical zoomnya 4x dan yg penting lensanya flip, jadi aman, dan asik dipakai buat motret dari sudut yang aneh aneh … :p

  • eril
    July 30, 2008

    minta bantuannya untuk dapetin software canon ixus 75 dong..
    Punya gw hilang
    thanks…

  • eshape
    October 27, 2008

    Wah komentarnya banyak banget, jadi bingung mbacanya.

    Aku tadi sebenarnya nyari info tentang IXUS 860 IS, tapi dapetnya kok yang ini.

    Kayaknya mirip banget nih dengan IXUS 860 IS.
    He..he..he… jadi makin mantap pakai Canon ini

    Salam

  • jimmy
    November 13, 2008

    fotonya ok, cukup nyaman.

  • rajasa
    February 4, 2009

    Fotonya keren… kebetulan saya juga make ixus 75.. kalo ga keberatan berbagi ilmu (hehehe), menunya pake apa ya bisa bagus2 gitu…

    **pertanyaan orang awam**

  • Jiewa
    February 4, 2009

    @Rajasa : cukup pakai Mode Manual, tapi pilih white balance yg sesuai dan aku biasa mengkatifkan fitur Vivid color biar warnanya bisa ‘keluar’ :)

  • titiw
    July 15, 2009

    Mas jie masih pake kamera ini gak..? Aku mau beli kamera dengan budget di bawah 2 juta, maunya canon. Ada saran..? Eh maaf ya kalo OOT.. *piss*
    PS: kemaren sih udah naksir canon IXUS 860 IS, harganya antar 1,9 sampe 2,2 kalo di jkt.. Thx ya mas.. :)

  • Slamet Ismulyanto
    April 6, 2010

    Aku beli Canon Ixus 75 Juli 2008. Akhir tahun 2009, menu lihat objek gelap total. Artinya nggak bisa bidik gambar.

    Aku bawa ke agen resmi Canon di Klp Gading, CS-nya bilang harus ganti part diafragma (moncong kamera), hrg 1.200 k.

    Weleh2, larang tenan, rek.

    Masih nabung nih. untuk service. Ada yg punya masalah serupa?

  • adhe
    October 11, 2010

    sekarang saya sedang mau coba canon ixus 105 is (baru mau diambil ke toko ntar sore, soalnya barangnya baru nyampe)
    kalau dilihat dari fisknya sih slim, tapi ada yang bilang camera yang slim lebih gak nyaman di tangan. apa benar gitu?? saya masih baru soal camera pocket…

  • Jiewa
    October 11, 2010

    hmm.. selama ini saya silih berganti pake pocket dan DSLR sih ga ada masalah dengan handle. yg jadi problem ixus 75 adalah ketiadaan Image Stabilizer (IS), jadi kalo tangan gemetar bisa blurry fotonya.

    Kalo di Ixus 105 IS, mestinya hal ini bisa diminimalisasi.. :)

    Met jepret2 ..

  • Petz
    November 8, 2011

    http://www.inijie.com/2008/01/06/senjata-bloggingku-canon-ixus-75/#comment-4162
    #ngempetngguyu aja pas mbaca tuh komen ;))

  • Wan Abud
    May 8, 2014

    Thx udah ijinin saya bergabung …………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *