Oleh: Aj, Pecinta kuliner dan jalan jalan, bertempat tinggal di Jakarta. Visit me at www.ajnatz.blogspot.com. Tulisan pertama untuk inijie.com. Thanks and salam kenal.
I just love Surabaya. It’s all about culinary. Malam ini, aku memang ngga berencana ke mana mana. Ngga ada teman pergi. Juga karena kecapean setelah turun dari pesawat tadi pagi dan langsung bekerja. Jam 6 sore, aku putuskan untuk langsung menuju Hotel. Dari tempat kerja di daerah SIER (Rungkut) ke Hotel Mercure Grand Mirama di bilangan Jalan Darmo tidak butuh 20 menit, cukup dekat. Aku memang memilih menginap disini, karena kata orang orang Hotelnya baru direnov dan juga posisinya yang ngga jauh dari kantor.
Karena cape dan ngga ada teman, aku putuskan untuk makan di salah satu restaurant yang ada di hotel, Restaurant Trimurti namanya. Kebetulan sedang ada paket buffet yang namanya cukup fenomenal, BUFFET UNIVERSE. Wow, seperti apa ya… Setelah selesai melihat lihat sambil dijelaskan si waitress, aku decide untuk mencoba. Rp 99,000 net per person, is it worthy? Well, just go on reading …
Yang paling bikin aku ngiler adalah Grill Bar-nya yang berupa pilihan lamb chop (daging domba muda, bagian rusuk), fillet ikan kakap, fillet ayam dan grilled daging sapi. Can’t wait to taste, aku segera pesan 2 potong lamb chop dengan grilled daging sapi. Untuk siramannya, aku pilih saos jamur. Langsung dipanggang saat dipesan, sudah terbayang yummy-nya…
Sembari menunggu, aku melirik salad sebagai appetizer. Salad Bar-nya tampak menggoda. Lirikan pertamaku adalah ke Salad Switzerland, begitu namanya, isinya, irisan buah buahan seperti nanas, melon dan buah naga dengan dressing yang manis. Salad kedua aku coba Thai Beef and Mango Salad, irisan daging sapi dengan mangga muda kecut, paprika dan lada pedas. Semua dalam satu piring.
Pas setelah aku puas menyantap salad, waitress datang dengan grill pesananku. Dari penampilan saja, air liur seperti tak tertahankan. Daging domba muda yang sangat lembut dengan sedikit lemak diantara tulang mudanya. Perlahan lahan gurih dan renyah menghilang dari mulut. Sungguh sebuah pengalaman bersantap yang luar biasa.

Menu utama kedua, nasi goreng dengan sapi lada hitam, chicken cordon blue, udang goreng tepung, dan sop kambing. Waktu sedang ngambil makanan ini, kebetulan letaknya bersebelahan dengan Grill Bar, aku tak kuasa menahan godaan ketika seorang waiter kembali bertanya, “grill-nya pak”. Waduh, untuk yang ini aku benar benar tak kuasa menolak. Lagipula fillet ayam dan kakap-nya belum aku coba, sehingga terasa ada yang kurang lengkap.
Selesai menyantap nasi goreng, perutpun mulai merasa penuh, walaupun nasi gorengnya hanya seperlima piring. Membuat Kakap dan Ayam Grill dengan siraman saos lada hitam, yang datang setelah itu menjadi kurang begitu menarik. Disinilah berlaku hukum Maslow, hukum kepuasan menurun (the law of diminishing return – pelajaran ekonomi waktu SMA, hayoo siapa yang masih ingat?). Setelah dijejali 3 piring makanan enak, yang ini kepuasannya mulai menurun. Atau, memang tidak begitu enak. Susah sekali membedakan antara tidak enak beneran, dengan tidak enak lagi karena sudah kenyang.

Kenyang sudah. Namun sudah tradisi, menyisakan sedikit ‘tempat’ di lambung untuk makanan penutup. Dessert Bar juga tak kalah menarik. Pilihan buah buahan segar, ice cream dan pudding dengan saos cokelat, guava dan orange. Yang sedap luar biasa saos cokelatnya. Ngga hanya meleleh di mulut, tapi juga membuat yang makan seolah ‘meleleh’ karena keenakan. Namun, sayang sekali, saking sedikitnya ‘tempat’ di lambung yang disisakan, membuat kue kue penganan kecil di dessert bar terlewatkan. Ada sedikit penyesalan ‘membiarkan’ tiramisu dan kue lainnya tetap disana tanpa dicicipi. Malam itu, hanya ada 5 tamu di 3 meja dan aku yang pertama sebelum mereka.
Buffet Universe, bersama even lainnya seperti Arab Food Bazaar, Mercure Lunch Buffet dan Surabaya Food Festival, merupakan paket culinary dari Mercure Grand Mirama Hotel Surabaya selama bulan May – June 2008. Duo chef mereka, chef Mudji (Indonesian) dan chef Issam (Arabian) adalah andalan mereka dalam menghadirkan pengalaman makan yang berbeda. Dan aku setuju kalau mereka memang fine chefs. Memanfaatkan kemeriahan Surabaya Shooping Festival, Visit Indonesian Year, Final Piala Champion (May lalu), dan tentu tidak ketinggalan ajang sepakbola paling bergengsi di Eropa, Euro 2008; Mercure menawarkan pengalaman M (M felling) hanya di Mercure Surabaya. Itu slogan dari GM mereka lho.
Facebook Like-o-meter :
Related Posts :
36 delicious comments
Asyik nih kegiatan seperti ini, makan terus :d
Lama-lama blog ini bisa mengalahkan acara kuliner2 di tivi nih … atau jangan2 sudah menjadi referensi acara2 kuliner di tivi 
walah, it duwit bisa dibuat makan seminggu…
gak worthy kalo buat saya.. hehehe…
oalah, ternyata bungan Jiewa toh, pantesan bingung orang surabaya koq pake nginep di hotel?
tapi tulisannya mantap! tanpa melihat fotonya pun saya sampe ngiler beneran loh
Yah baru segitu udah penuh……
Bang Aj harus belajar ama kami di SF bagaimana menuhin perut kita dgn makanan bila perlu sampe seluruh tubuh sampe jempol kaki 
Asyik juga ada guest blogger. Bisa ngliat dari sudut berbeda. Hotel Mirama skrg mmg suip puol. Sebuah usaha yg bagus utk mempertahankan gedung klasik dr jaman setelah kemerdekaan. Hotel Mirama diresmikan ama Bung Karno n jd gedung tertinggi di Sby pd masanya
murah juga yah buffet nya .
ini pilihan perama Jie , dikasih hadiah apa JIe ? mustinya kamu balik traktir makan tuh … ha222
@All : moga2 tulisan Aj bisa jadi variasi taste baru untuk kecerdasan kuliner kita ya 
yap..sempat kaget ma gaya tulisannya di “lead”
eh ternyata emang bukan nJie..
wes makin kangen suroboyo temenan..
Thank you all atas comment2-nya. Moga moga gue bisa jadi koresponden yang baik, dengan menyuguhkan culinary dan jalan jalan yang ngga cuma di Surabaya di tulisan berikutnya. Salam hangat untuk semua Initialers di Surabaya.
“Bang Aj harus belajar ama kami di SF bagaimana menuhin perut kita dgn makanan bila perlu sampe seluruh tubuh sampe jempol kaki” –> iya nih, memang “ilmu” saya masih kurang tinggi 
Usul !!! Gimana kalo kita2 dikasih test food sekalian … buat pelengkap, ga cuman mata saja .. mulut juga terpenuhi. hehehe
99k worthy bgt dunk.. kusuka posting-nya.
jadi apa bedanya buffet dan beffet? ive seen many people use the word beffet too..
99 ribu nett utk buffet di hotel bintang 4, hmm standard lah..
asal rasanya tidak seperti buffetnya sheraton, hehe itu baru ga worth it.
ga enak.
Arab food, hehe boleh coba tuh Jie, sesekali maem sensasi laen.
Tapi daku pernah nyoba semingguan maem arab food, hehe neg pol wes.
@Ivan : thx, sudah di ralat 
@Oddiezz : di Jamoo Sheraton ? Not bad I think..
Sheraton kan salah satu catering yg cukup laris 
Kalau the best hotel buffet dimana ya ? 
Buffet terbaik kalo menurutku Sheraton n semua jaringannya Accor. Beberapa kali aku makan di tmp mereka cukup memuaskan sampe sgt memuaskan (mslhnya tergantung tema jg sih….)
Huaa….jadi ngiler…! T_T Chubby mau juga donk…udah lama ga makan buffee…btw tp kok mahal yah ampir 100rb (O_o)
@CC : jgn mengadu domba ya ! >_< @Carlos : mercure .. di “lan hua” ada buffet ga ?
@Chubby Panda : di Jamoo aja 145 rb 
@CC: lain kali aku ajak ya…
@Jiewa: Di Lan Hua lagi ngga ada Jie.
BTW, baru baru ini aku nyoba di Novotel (Indonesian Buffet and Suki) 95K++ not bad, lebih banyak pilihan, tapi ngga se-enak Buffet Universe.
@Carlos: Bener banget, tergantung tema. Aku pernah di Grand Angkasa Medan, nyoba Poridge Buffet (rekomendasi Bondan – Wisata Kuliner) ternyata biasa aja.
waduh, kirain kamu jie yg lagi di Mercure pas nyampe bawah eh, ternyata orang lain. padahal tgl itu aku juga lagi di Mercure lho… tiwas penasaran!
waaah.. baca nya jadi ngiler..
jadi pengen nyoba, haha..
Aku jg kira ini Jie.. kalo g salah orang Surabaya, tp kok nginep hotel?
haha..
Jie dkk. Minggu lalu waktu masih di Surabaya, gue iseng nyoba makan di Onny Ribs di jalan Kertajaya. Kebetulan habis mampir ke Hartono Elektronika. Ternyata Konro Panggang-nya mak-nyus. Tempatnya juga cozy dan masih sepi. Boleh tuh di-coba.
Jiewa
@Oddiezz : di Jamoo Sheraton ? Not bad I think..
Sheraton kan salah satu catering yg cukup laris
Kalau the best hotel buffet dimana ya ?
hmm Ji, Jamoo bukannya di shangrilla ?
buffet shangrilla lumayan, di resto jepang lt 1, hr minggu juga ada buffetnya, worth it juga.
yang ga enak tuh sheraton Sby yang di Kafe Bromo, di Lung Yuan atas lumayan, cuman pernah kemakan dimsum basi. Parahnya dah diinfo ke waiter, yang lain ga dibuang juga, pasti ada org laen yang makan abis itu.
last time ada nyoba maem di Sheraton Bandara – Jkt, Linjani Rest. much much better compared to Sby .
wah harga buffet nya setara dengan H*n*m*s* yah… btw lebih worthed yang mana nih? :-)
@Rendra : kalau Hanamasa agak monoton sih ya jenis masakannya 
Kalau mau dasyat sekalian ke Jamoo di Shangri-la hehe..
With amzing elegance! Just pleasing! Your own submitting design is actually delightful and exactly how you resolved the subject along with grace is actually excellent.Since i ‘m fascinated, I neglect you’re an expert on this problem. I’m becoming a member of your own inbound revisions to any extent further.
Trackback
-
Elie Cottage - Jan 2nd, 2012

Friends, kenalin ini Aj.. guest blogger di Inijie.com..
Guest blogger lainnya bakal segera menyusul juga, moga2 cucok sama Initialers ya..
Thx buat artikelnya Aj.. ditunggu report lainnya