One day Carlos (Surabaya Food) phoned me, dia bilang mau ngajak liputan kopi Luwak. Langsung aja saya Iya-kan, ini tawaran langka bung. Pada suatu sabtu pagi yg rintik-rintik, aku ke City of Tomorrow (CiTo), sebuah mall gress di dekat Bundaran Waru, Surabaya. Perjalanan dari ujung ke ujung, rumah ku di Barat, mall-nya di Selatan.

TKP alias Tempat Kejadian Peliputan adalah Rollaas Cafe. Begitu datang langsung disambut ramah oleh mas Anton, store manager Rollaas. Mungkin buat Initialers yg wong jhowo tau kalo dalam bahasa jawa 12 disebut rolas. Ternyata cafe ini merupakan pengembangan usaha dari PTPN 12, salah satu BUMN negara yg bergerak di bidang perkebunan. Salah satunya adalah produksi kopi. Oya, sekedar ingpo, PTPN 12 juga merupakan supplier biji kopi Starbucks, kedai kopi yg termasyur itu lho.
What is Kopi Luwak?
Sambil ngobrol2 santai, Inijie dan SF diberi penataran kopi oleh mas Anton, terutama mengenai kopi Luwak. Jenis kopi luwak merupakan yang termahal di dunia, harga pasarannya dibandrol Rp 1,9 juta per kilo
Kenapa bisa begitu mahal? Produksi kopi melibatkan Luwak, yaitu hewan sejenis musang. Nah, si Luwak ini hobi makan biji kopi. Luwak hanya memilih biji kopi dengan kualitas terbaik, yg biasa2 dicuekin aja. Lebih tepatnya, daging dari dari biji kopinya yg dimakan. Kulitnya dilepeh, dan bijinya tetep ditelan (luwak yg aneh!). Biji kopi yang ditelan tadi masuk ke saluran pencernaan dan mengalami proses fermentasi oleh enzim-enzim didalam perut luwak.
Saat beliau (si luwak) pup, bijinya keluar bulat-bulat utuh saudara! Hebatnya lagi, si Luwak ini sangat etis, hanya mau pup di tempat yang bersih
Biji kopi itu lah yang kemudian di proses lagi dan jadilah kopi Luwak. Tentu sesudahnya mengalami proses pengeringan, roasting dan grinding, baru kemudian bisa diseduh. Terjawab sudah, jadi ternyata kopi luwak mahal karena melibatkan luwak dalam produksinya sehingga jumlahnya sangat-sangat terbatas.

How to serve Kopi Luwak?
Ini bagian yg saya suka dr Rollaas cafe, selain menjual produk tempat ini juga menawarkan experience. Kopi Luwak dihidangkan dengan sedikit demonstrasi kecil (lihat gambar diatas). Air putih di panaskan diatas tungku mini (siphon) dan kopi luwak bubuk disiapkan diatasnya. Saat air telah mendidih, tabung bubuk kopi disambung dengan tabung air mendidih. Seketika air mendidih akan naik keatas dan bercampur dengan bubuk kopi. Hebat ya..
Setelah beberapa saat, air yang telah berwarna hitam pekat akan turun kembali ke tabung bawah. Mirip spt percobaan kimia waktu jaman SMU dulu
Biasanya pembakaran dilakukan 2 kali, artinya air akan 2 kali naik turun.

What does it taste?
Saatnya icip2. Aku prefer mencicipi kopi Luwak tanpa gula untuk meresapi originalitasnya *halah* Cukup dengan sepotong cookies imut untuk memberi aksen manis. Dari segi rasa, Initialers yang biasa mencicipi Nescafe atau Indocafe instant mungkin akan menemukan bahwa kopi luwak tidak lah lebih enak. Tapi bau kopinya sangat harum. Pekat namun rasa pahit-nya moderate dan elegan. Saya setuju dengan Carlos, yg paling menonjol adalah after taste-nya. Ruang mulut saya masih beraroma kopi luwak bahkan setelah 8 jam berselang. Kopi Luwak juga memiliki rasa yang konstan, sejak masih disajikan sampai dingin pun rasanya masih tetap enak. Oya, kopi luwak juga ga bikin ngantuk, mungkin kafein-nya sudah diserap ama si Luwak. Liat aja matanya Luwak, kan melotot gitu.. pasti jarang tidur! *jayus*

Rollaas jelas merupakan cafe ’serius’ untuk pecinta kopi. Hampir sebagian besar menu yang tertera adalah kopi-kopi ‘keras’. Tapi selain itu juga menawarkan beberapa item ‘pop’ seperti blended coffee / chocolate. You must try their Ice Chocolate Malt, cocoa banget sampe sedotan akhir tanpa berasa mbleneg (eneg,red).

Untuk snack ringan ada beberapa pilihan pastry dan kacang-kacangan. Mas Anton menawarkan Macadamia Nuts (40K), rasanya nutty, manis namun gak bikin serik (sakit tenggorokan). Kacang bernutrisi tinggi ini berukuran jumbo.

Selain untuk diminum di cafe, biji kopi Rollaas juga dapat dibeli untuk dibawa pulang. Biji kopi bisa langsung dipanggang dan digiling ditempat. Jenis kopi yang tersedia antara lain Luwak (of course), Lanang (monokotil), Gajah, Arabika dll.

Sesuai tag line-nya : experience coffee in completely different levels of taste (nyontek kartu nama mas Anton
), Rolllas telah sukses membawa pengalaman baru dalam menikmati kopi dengan keramahan khas Asia. Apalagi cafe ini adalah produk asli negri sendiri, semoga bisa jadi icon baru yang bisa membanggakan Indonesia, khususnya lagi Surabaya -karena pertama kali dibuka di kota Pahlawan ini.
Lebih ok lagi kalau Rolllaas bikin komunitas penikmat kopi, selain untuk membentuk konsumen yang memiliki coffee manner, juga untuk membentuk customer yang loyal. Aku yang daftar pertama deh kalo ada 
Narsis dulu dong sebelum pulang, yuk senyum dulu hunny.. 

Others Pics :
Location
City of Tomorrow
Lower Ground Floor LB 02 (satu lantai dibawah Hypermart, samping travelator)
Jl Jend Ahmad Yani no 1 – Surabaya
Phone / Fax. 031 – 5825 1208
Special Thanks :
- Surabayafood.com team, especially for Carlos, Jude, Chris and Eduard.
- Mas Anton, Store Manager Rollaas Cafe
- My babe , dah nemenin

Love-o-meter :
69 delicious comments
Sudah pernah liat di blognya mbak Astri, tapi kalo disini kok kesannya lebih waah ya, hehehehehehe
Duh kapan ya punya duit banyak buat ngafe2 gak jelas macem ini … :p
@Mantan Kyai : sipp… eksotik dan eksentrik
saya sendiri beruntung banget bisa dapet kesempatan mencicipinya..
@Fenty : hehe.. tadi dah berkunjung ke blognya mbak Astri juga. Untung kopi Luwak-nya di-treat sama mas Anton, jadi ga bayar $-)
@Lutfi : huehehehe.. makanya orang yg minum kopi luwak ini antara eksentrik atau gendenk, between that two. But I’m sure not the last one 
@Devita : waktu minum teguk demi teguk wis mikir : “ceban.. ceban.. ceban.. ” 
@PudakOnline : ada tuh dijual bubuk kopinya, di beberapa kedai kopi sudah mulai memasarkan kok 
Ooo jadi asal mula nama luwak tuh ternyata begitu. *manggut2* Jadi pengen nyobain :p I’m not a big fan of coffee, tpi dicoba kapan2 boleh deh :p
Perjalanan dari ujung ke ujung, rumah ku di Barat, mall-nya di Selatan. —- Ko, ga sampe dari ujung ke ujung kaliii… 2.5 taun kul d petra membuat perjalanan busuk ini pun tak terasa seperti dari ujung ke ujung lagi hahaha…
Saat air telah mendidih, tabung bubuk kopi disambung dengan tabung air mendidih. Seketika air mendidih akan naik keatas dan bercampur dengan bubuk kopi. Hebat ya..
—- satu kata : NDESO! hahahaha… :p *mentang2 sering liat nih*
Hm..ak dibayari suruh minum ae rasae ga bakal mau…serem..dari pup e hewan…hiiii… hiiiiiiii.
@Angels : jadi penasaran kan.. kapan hari ke Jakarta, ada cafe yang mengusung kopi luwak juga, di Mall Ciputra.
@ZeRLin yang baek hati dan tidak sombong :
satu kata : NDESO! hahahaha
Satu kata juga, biariinnn…. weekk 
Ini biji kopinya udah higienes laaaaa… >_< @Arul : lah wong aku ya diajak org kok hehe.. satus sewu mas per cangkir 
Kopi luwak is a gag novelty, nothing more. It’s the coffee for people who want to look like they’re sophisticated and know something about quality coffee, but really don’t.
weleh-weleh… sopo kui jie sing foto karo koe? kok manstabssss gitu?
btw si luak yang aneh itu apa sempet melototin kamu kok sampe tahu dia matanya belok?
btw, apa ndak jijay mbayangin itu adalah hasil pup hewan?
waaaw.. keren bgt poto2nyaaah.. uhm, yg satu kok editannya uda kayak poto pre-wedding gituh? :p
@Buvee : it’s relative and depends on someone perception 
@Jimmy : lah kalo ngeblog malam2 masa ga ngantuk kalo ga minum kopi Ko ? 
@Fahmi : benere ada musimnya, cuma aku lupa.. hehe..
@Det : mau tauuu aja.. dasar seneng aja liat yg kinclong2 ya ! 
Wah, kok aku ga ada perasaan jijay ya, malah antusias dgn experience baru 
@Febri : itu foto pre-pre-pre-pre-pre-wedding 
Wah, namanya aja keren-keren, pasti rasanya enak ya? Kapan Mas Jie mau nraktir aku dan Pak Gempur? Mumpung aku udah lama nggak ngopi nih.
Jie,
untung ada kamu! Aku lagi bingung mencari kopi luwak untuk oleh2 camerku di US.
Hore, hore, akhirnya ketemu juga!
Thanks yah!
ICE Chocolate Malt’nya kayak’na ENAKKKKK BANGETTTT tuh… Bikin Ngiler aja..yang ntuh berapa harganya????… koq lupa dicantumin label Harganya…. 
seenak apapun kopi itu, saya ndak akan ketagihan.. heheeh… emaklum istrinya paklum, aku nggak ngopi…
*tidak ngopi, tapi paste*
@San-san : Thx..
@Edi psw : hehe.. bentar lg mas Avy mo ajak incip2 kopi di kafenya lho..
@Starlet : glad to help you.. 
@Rufus : aku lupa harganya, maklum ga pegang bon-nya 
@Didut : serius ? wow.. ingpestasinya gede dong ? 
@Ndop : Ctrxl-X !
weeeeh.. boljug tuh..
tp kok kethokane mahal yaaaa….
masa kacang harganya 40K 
harga kopinya berapaan ya ??? aku kok ga mbaca…
Kapan nraktir aku di sana, jie ?? *teteup….* 
aku sih lebih percaya kalo enaknya kopi luwak cuma mitos, karena kelezatan kopi tergantung roasting dan cara buat.
tapi…. kalau kamu yang nulis, rasanya jadi menggemaskan gitu loh
@Cicit : kacang super! kopinya 100K per cup.. cobain gih cit…
@Oddiezz : huahaha.. dasar.. !@#$%
@Herru : hehe.. kenyataannya memang dalam banyak blind tasting, sering kali kopi luwak tidak menempati posisi pertamax..
Betul om, kenikmatan kopi banyak dipengaruhi oleh proses pembuatannya. Plus juga, daerah penanamannya. Makanya kan ada nama2 kopi berdasarkan asalnya spt Arabika, Toraja dll..
Jie, aku uda pernah nyoba kesana….Lumayan kok siiip yummy, bisa jadi alternatif, apalagi nyang rumahnya di daerah selatan kaya aku.
Ditunggu reportase berikutnya ya…
Oya lupa slam kenal…..
ih tapi bener kok jie,
serasi githu lhoo…
mulai sekarang foto food nya pake foto model juga yah..
biar ga ditemeni piring ama gelas doang 
@Poetry : hehe..sip, tapi aku jarang lho repotase di surabaya selatan 
@Oddiezz : ok, saran ditampung.. diusahakan pake model lain kali ..
@Sandi : apapun untuk memanjakan mata Initialers..
Ediaaan..
kayanya enak banget.. mantab..
sampe ngiler ngiler.
aku sih bukan pengemar kopi akut, tapi kalo sekedar icip-icip sih suka suka aja 
Waduh pas magang di SBO TV, sering kali aku diajak di cafe ini pas habis syuting acara TW.
Minuman coklatnya memang enak tapi enaknya cuman beberapa teguk pertama sisanya…blenek…
Kopi yang ada rasa jahenya juga yummy meski setelah itu tenggorokan terbakar habis…
ruang meetingny aduhai deh…enak dan cozy banget buat rapat.
Kok nggak nyoba strowberi yang dicolek dengan bumbu coklat yang maknyus banget jie?
Seger banget lho asli!!!
Sayang cafe ini letaknya di Cito jadi males aja kesana…coba kalo di mall lain seperti TP , GM pasti dijamin lebih ramai dan enak
Memang nikmat itu kopi, sayang seribu sayang luwaknya jadi langka karena tangan jahil pemburu senapan angin yang tidak bertanggungjawab sekedar hobby,membunuh satwa liar non lindung yang sangat bermanfaat memakan hama tikus.Kalau bertemu teman, pacar, kakak, ayah yang punya hobby membunuh tolonng katakan: Bertobatlah.
Huahhhh… bagus sekali photo2nya hahahah ^^
*maap udah lama ga mampir hihihi, sibuk dengan kerjaan baru ^^
baru td mau tanya apa itu luwak. ternyata binatang itu toh.
ceritanya ttg kopi luwak menarik bgt. mgkn kopi ini terkenal hny diindonesia yah??? atau ada jg di negara2 lain?
bukan pecinta kopi sih, tapi emang kopi luwak ini lagi hip di seluruh dunia . .ya baguslah, bisa ngangkat nama indonesia dengan segala ke-eksotisannya 
btw, sebenernya rollas ini emang potensial, cuma rada sayang lokasinya dia kurang bagus. . .di cito yang masih relatif sepi, dan tempatnya di ujung rada tersembunyi pula.
when it comes to cafe, lokasi adalah yang utama IMO 
@Okta : biasanya org yg dekat dgn dunia IT doyan kopi lho..
Maksudnya doping buat begadang 
@Eve :
Kok nggak nyoba strowberi yang dicolek dengan bumbu coklat yang maknyus banget jie?
Fondue? *spellingnya mesti sambil monyong*
Ya abis Mas Anton bilang yg spesial itu kopi luwak, ya wis.. saya pasrah saja.. 
@Anginer : lho, luwak juga makan tikus yah ? *o’on*
@Pitshu : terima kasih.. 
@Ichaawe : kopi luwak ini terkenal kok sampe ke western karena eksotismenya. sempat masuk dalam beberapa dialog film2 hollywood juga..
@Anggi : gak cuma cafe, in every business kuncinya adalah lokasi, lokasi dan lokasi
Setuju sekali, Rollaas dengan kopi luwaknya ini bisa jadi kebanggaan nasional, stand out diantara kedai kopi luar negri yg udah menjamur..
Salam sejahtera untuk semua rekan-rekan http://www.inijie.com
Wah, maaf kan saya salah tanggap kirain pada tahu soal luwak itu sama dengan musang atau kalau di aussie disebut racoon.
Terus terang saya nih lagi semangat liputan soal perlindungan satwa liar non lindung namun bermanfaat bagi pertanian. Nah itu luwak termasuk berguna untuk memproduksi kopi luwak yang terjadi dari sang luwak makan kopi yang benar-benar masak pohon dan pilihan lalu setelah diproses dalam perutnya kemudian maaf jadi feses maka jadilah biji kopi luwak dalam arti sesungguhnya bukan merek barang.
Demikian dan terimakasih, ttd anginer
ngomong2 soal kopi, u must try kopi bali cap kupu2 bola dunia. it’s really great! kalo pas ke bali, ada kafenya di sanur, kafe kopi bali, atau bisa juga minum di tokonya jl.gajah mada denpasar (bhinneka jaya). i think this is the best coffee i’ve ever tasted. mantap banget… kalo ga salah, kopi luwak pun dia ada. dan bosnya sendiri sangat passionate soal kopi, asik banget diajak ngobrol soal kopi mulai a-z. uniknya lagi, di tokonya kita bisa liat lukisan2 yg dibuat dari kopi. sounds great?
Gue fans berat ama kopi nih… jadi nelan ludah pas liat foto2 di atas itu…
But setelah baca harganya, langsung pingsan dah, hehehe….
Mending minum kopi racikan dhewe wae kalo gitu dah… 
kopi luwak —> the best lhaa…biarpun mahalll…
bikin bangkrut kalo sering2…
duhh..kangen starbucks..lhoo…jadi lain..
blognya bagus ya, minimalis, gk nyakitin mata plus nambah isi otak.
klo aku sih suka sate luwaknya aja… he he he. klo kopinya aja mahal apalagi pabriknya (luwaknya)
… guyooon….
best regards,
cak sony
kopi luwak blm prnah cobain sih………
cafe rollas, prnah mampir 1x
tmpatnya ok sih….. cmn penuh display ya …. jd kurang nyaman sih……
tapi ok lah …. ini cafe yg pertama ya gw denger……
Pasti enak tuh ngopi sambil ngobrol..
dengan banderol harga segitu, lebih asik kalo di temenin luwaknya.
wah..wah… kayaknya enak yah… tapi sayang gak doyan kopi.. atau tepatnya gak bisa bedain kopi enak atau gak..
Aku pernah coba kopi Aroma (bandung), yang katanya difermentasi 7 thn. (disimpan di gudang). Tetap aja gak bisa bedain enaknya dimana.. ha..ha..ha..
But for e-ek nya luwak.. no way man…
Kopi Luwak memang rasa dan aromanya sangat khas.
kalau pingin bikin sendiri dan menikmati kopi Luwak sewaktu2 di rumah, beli aja kopi bubuknya disini, http://www.aromakopiluwak.wordpress.com
Penikmat kopi
Bagi pria kopi luwak memang mantap. apa lagi di minum di suasana dingin ples rokok kretek, tambah mantep rasanya.
aku asli dari daerah pebukitan dan perkebunan kopi robusta di Pagar Alam sumsel. Ya kalo mudik sering tu bantuin orang tua metik kopi, dan sering dijumpai tu kopi musang yang sudah lama bahkan baru (masih lembek), dan hanya dicampur dengan kopi biasa. tapi sekarang aku sudah mulai mengumpulkan kopi musang, ya adalah sekitar 4 kg dan bisa lebih, 10-20 kg. tapi saya bingung mo ngelempar kopi luwak.
maaf niy… kalo ada yang mau menampung boleh tuh hubungi ke email aliaza555@yahoo.com
thanks atas informasi dan konfirmasinya
Saya belum pernah ke cafe rollas untuk mencicipi kopi luwak produksi ptpn XII, tapi yang saya sudah pernah mencoba adalah kopi luwak dari sumatra dan Irian Jaya.
Yang paling luar biasa adalah kopi luwak dari Irian Jaya……
Cuma ada 300 kg per tahun
Kalau mau hubungi saya di noviocoffee@yahoo.com
Kemarin aq baru dari Rollaas. Gara2 baca blog ini jadi sempat2in mampir ke sana waktu biz trip ke Surabaya.
Sayangnya ice chocolate malt yg dinominasikan di sini lg kosong. sold out kata si pelayan.
Aq pesan macadamia espresso klo ga salah. Lupa juga. Rasanya lumayan karena whipped cream n kacang macadamia nya yg bikin uenak. Kopinya sendiri biasa aja. Aq juga pesan kopi luwak. Cuma mungkin krn aq bukan pecinta kopi, rasa kopi luwak itu terasa layaknya kopi hitam biasa saja, cuma lebih harum dan lebih mantap.
Overall, I will say not bad, especially because of the extra shows of making kopi luwak and crushing macadamia nut shell.
Thanks for the recommendation!
Ngomong2 tentang kopi luwak kami juga punya kelompok kopi luwak, kami memelihara sendiri luwaknya jadi terjamin keasliannya karena jelas asal usulnya, mengenai harga kami berani bersaing dengan penjual dari daerah lain, tentunya kami berani lebih murah, yang pasti dibawah 1 juta/kilo. Untuk anda yang berminat bisa memesan pada kami di 081369373543, atau berkunjung langsung di tempat kami (Lampung Barat).
Kopi Luwak memang Mak Nyuuussss………..
Terimakasih, atas info bisnis dari hewan luwak yg dulunya diketahui hanya membantu petani sbg predator tikus…
mohon ijin mensosialisasikan info ini kpd petani dan rekannya peternak ayam agar cukup mengusir hewan ini jika mengganggu …sayang kan potensi jutaan rupiah terleawat begitu saja?
ternyata daging luwak enak juga lho 
Makan daging luwak yg suka makan biji kopi itu ibarat kita makan daging sambil ngopi… asik kan.
maknyus
Berarti makan daging luwak bisa buat gantinya ngopi dong ya
Lumayan buat saya yg suka tugas di hutan nih tips nya.
Wah asik juga nih makan daging luwak
Hitung2 bantu basmi malingnya peternak ayam sekaligus mendapatkan daging utk gantinya ngopi.
saya juga jual kopi luwak, yang minat hubungi 081328794332, khusus utk daerah jogja. perkilo kopi luwak asli saya jual 1,2jt. campuran 200rb perkilo.
saya tunggu ya. or dtg sj di krapyaklor, wedomartani ngemplak sleman yk
Numpang promosi juga nih, sedia juga kopi luwak jenis robusta alami (bukan peliharaan) made in bondowoso jawa timur. Bebas ongkos kirim. Harga Rp 75.000/ons. Hub/order : 081.252.797.46
Thx ya Jie… Udah di promote… Hahaha… Btw, kmrn ada blogger datang dari aussie… Katanya dari lo taunya.. Sepp!!! Ga maen kesini lagi bos? Btw, congrat ya atas kemenangannya.
Salam hangat dari rollaas cafe
@Boran : no problemo mas, senang juga selalu disambut hangat di Rollaas..
Btw, si Anthony Bianco dah publish posting ttg Rollaas lho, coba cek deh..
Itu di cito nya lantai brp ya,kmrn jalan2 kesana kok ga ketemu ya.tanya satpam juga ga tau kafe rolas.gubrak..jadi pulang deh
thanks for share..superb blog.
Upss… sori2.. ternyata baru sadar kalo di poastingan aku lupa kasi alamatnya. Postingnya udah aku update.
Tapi drpd scroll, aku post lagi aja disini ya :
City of Tomorrow
Lower Ground Floor LB 02 (satu lantai dibawah Hypermart, samping travelator)
Jl Jend Ahmad Yani no 1 – Surabaya
Phone / Fax. 031 – 5825 1208
oke banget tuh, mas! Siap mluncur ke tkp.. nunggu inside income cair dulu hehehe… ning ono opo ora kawasan utk ngrokok?
because karena kopi akan enak disandingkan dengan rokok. 
@jiewa : thanks sudah ketemu kemarin. tepat di bawah hypermart ternyata. enak banget, tapi ga bisa tidur semaleman
bener2 kopi deh..top abis.












wow… nikmat telak di kopi luwak sepertinya erotik eh eksotik. suatu saat semoga saya bisa mencobanya …. hehehe