Nasi Pedas Bu Andika – Bali

By Tuesday, December 1, 2009 51 Permalink
Rate this post

Dear Initialers, buat kamu yg gemar membakar lidah dengan makanan pedas, this one is VERY VERY RECOMMENDED (nah lho, jarang2 inijie ngetik pake huruf capital kabeh). Gak cuma Padang, Manado atau Surabaya gudangnya makanan pedas, ternyata Kuta Bali juga punya jagoan.

Nasi Pedas Bu Andika, begitu warung sederhana ini biasa dikenal. Jangan berharap bisa makan bigul, betutu atau bebek bengil disini, karena disini justru menyajikan sejenis nasi campur ala Jawa.

Antri - Nasi Pedas Bu Andika Kuta Bali

Cuek Kolesterol

Beragam lauk pauk lezat bisa dipilih sesuka hati (bayarnya yg ga sesuka hati dong hehe). Ada sayur lodeh, urap-urap, kangkung, sate, mie dan telur. Tapi dua lauk favorit saya adalah ikan asin kering dan kulit ayam goreng.

Dua lauk itu begitu istimewa. Ikan asin kering gak cuma berasa monoton asin, tapi juga manis karena bermandikan karamelisasi gula. Kriuk2 lagi! Nah, kulit gorengnya juga digoreng lalu dioseng-oseng hingga kering. Rasanya? Manis dgn sensasi gurih yg melimpah di setiap gigitan. Cuek (sesaat) dgn kolesterol. Guilty pleasure.

Ditabokin Sambel Setan!!!

Karena dilabelin Nasi Pedas, otomatis elemen pamungkas warung ini adalah sambelnya yg maha pedas. Hint, benernya ada 2 jenis sambel. Jenis pertama, sambal biasa yang kadar pedasnya moderat. Yg kedua adalah Sambel Setan. Nah, sambel ini hanya akan ditambahkan by request. Bahkan sambel ini disembunyikan di bagian bawah gerobak.

Nasi Pedas Bu Andika Kuta Bali

Sambel Setan ini selintas pandang sangatlah sederhana. Hanya irisan cabe merah dalam genangan minyak. Tapi entah kenapa hanya dalam dua-tiga kali suapan sambel ini sukses membakar seluruh rongga mulut dan lidah. Bikin keringat dan air mata bercucuran. Pertama kali makan sambel setan ini, kepalaku sampe cekot-cekot. Berasa ditabokin !!! *minjem istilahnya Winarto hehe*

Kejamnya lagi, disana cuma disediakan minuman dingin dalam kemasan yang nota bene gak efektif menurunkan efek kepedesan. Otomatis kita bakal minum secara massive dan akhirnya bayar lebih banyak. Ah.. dikerjain nih.

TIPS for Initialers : kalo makan sambel setan, dipinggirin dulu, kunyah lomboknya aja dan hindari minyaknya, karena itu bagian yang paling ’jahat’ pedasnya.

Never The Same

Hal yg unik, setiap selesai milih2 lauk, porsi kita langsung dihitung dan dikasi price-tag berupa kartu. Nah, pertama kali makan di Nasi Pedas Bu Andika, aku kena IDR 24,000. Mahal ya?

Price Tag - Nasi Pedas Bu Andika Kuta Bali

Kali kedua santap disana, dengan lauk yg sama percis, bayar IDR 17,000. Rekan ku malah bisa dapet IDR 14,000. Gak ada standard assesment. Mungkin by feeling dan liat kita berlogat Bali apa nggak haha..

Conclusion, aku ga pernah makan Nasi Campur senikmat Nasi Pedas Bu Andika ini. Relatif memang, kalo ga demen pedas, jelas menu ini harus dihindari. Hati-hati juga dengan lambung karena pedas berlebih juga gak baik. But overall: ikan asin, kulit goreng dan sambal setan adalah unbeatable combination. Hello Initialers, berani uji nyali kamu? :)

Lokasi

Nasi Pedas Bu Andika
Jl. Raya Kuta, Gang Kubu 120C
Kuta, Bali
(seberang supermarket Supernova)
Track on Google Maps

Buka pagi – sampe malem.

FREE!, Esprecielo Green Tea for a lucky Subscriber, register now!

* indicates required

I won't spam. Promise! :)
51 Comments
  • Anis Hidayah
    November 25, 2015

    wah perlu di coba ini karena cuek kolestrol,,,, selain itu unik juga mau makan dapat kartu,,, hehehe,,,, penasaran sama pedasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *