INIJIE.com - Life is Delicious

Grand Launching Rolllaas Coffee & Tea Cafe

\\ July 7th, 2010

It's my food hunting journey, travelling notes and splash of photography saga.

Stay UP to DATE
I'll use your email to send post update, nothing more
You can un-subscribe anytime :)

Pesta Blogger Awards 2009 - Winner!

Malam minggu tanggal 3 Juli 2010 kemaren ketiban durian runtuh, pasalnya aku diajak Mbak Shinta -rekan di Suara Surabaya, buat dateng ke acara Grand Launching Rollaas Coffee & Tea di Tunjungan Plaza.

Initialers mungkin ingat, dulu INIJIE udah pernah mereview Rollaas cafe, tapi outlet pertamanya di City of Tomorrow (Cito). Ceritanya sih, yg di Cito itu kan pilot project dari PTPN XII (dua belas). Rollaas artinya dua belas dalam boso jowo, see.. got the connection?

Rollaas Coffee & Tea Cafe - Tunjungan Plaza

Ternyata responnya lumayan segar dan akhirnya mereka pede buat bikin outlet yg representatif. Acaranya mayan heboh, mengundang 100 orang termasuk jajaran direksi PTPN XII, Ferdy Hasan sebagai bintang tamu dan tak lupa juga para gadis pager ayu dong..

Produk andalan dari Rollaas Cafe & Tea ini masih konsisten di seputaran kopi, teh, coklat, strawberry dan tembakau. Yoi, itu semua hasil kebun dari PTPN XII. Bisa dibilang Rollaas cafe ini jadi ‘etalase’-nya PTPN gitu deh.

Rollaas Coffee & Tea Cafe - Tunjungan Plaza

My Dad would Love This

Lokasi Rollaas cafe yang baru ini ada di lantai LG, persis diapit The Duck King & Red Mango Frozen Yoghurt. Untuk interiornya memang terkesan lebih lapang. Kalau dibanding Starbucks, yg ini jelas lebih serius. Maaf, kalau boleh agak lancang, kesannya lebih ‘bapak-bapak’ gitu istilahnya Tapi cocok buat lobi2, meeting atau hanya sekedar enjoy quality time.

Rollaas Coffee & Tea Cafe - Tunjungan Plaza

Oya, setiap undangan dipersilahkan ngopi-ngopi sepuasnya. All u can drink. Ga pake liat menu lagi, Aku, mbak Shinta dan mbak Ria (Metro TV) yg duduk ganjen semeja langsung order Kopi Luwak. Tercantum pada buku menu halaman pertama, 90 ribu rupiah sodara-sodara… *ow holy Luwak!*

Barista-nya sendiri mungkin heran dan baru kali itu meracik 3 Syphon dalam 1 table. 12 gram Kopi Luwak diseduh didalamnya. Konon, air dan biji kopinya wajib berasal dari daerah yang sama. WOW!

Rollaas Coffee & Tea Cafe - Tunjungan Plaza

Karena kita duduk di pinggiran cafe, tehnik presentasi yang high profile ini bikin para pengunjung Tunjungan Plaza yang melintas terheran-heran. Duh malunya aku jadi bahan tontonan *untung ga ada yg lempar kacang*

Rasanya masih konsisten, sama spt ketika pertama kali aku minum Kopi Luwak ini setahun lalu. Aku bukan penggemar berat kopi, tapi memang wanginya dahsyat.  Ada sedikit acidity yg tipis. Disarankan biarkan disuguhkan pahit saja, imbuhan gula justru akan mengganggu karakternya.

Kopi Luwak Syphon

Kalau ditanya, enak mana Kopi Luwak sama Nescafe sachet? Ya enak Nescafe! Ini jawaban jujur dari dalam lubuk hatiku hehe. Tapi kalau km nyari experience menjerang kopi dengan syphon dan merasakan after taste dalam durasi yang lama, Kopi Luwak Rollaas is the right choice.

Anehnya lagi, minum Kopi Luwak tidak pernah membuat ku terjaga sampai tengah malam. Pasca serangan bombardir 4 gol Jerman ke gawang Argentina, saya pun tertidur pulassss…

Other Pics:

Rollaas Coffee & Tea - Tunjungan PlazaFerdy Hasan @ Rollaas Coffee & Tea - Tunjungan PlazaRollaas Coffee & Tea - Tunjungan Plaza


Facebook Like-o-meter :


Related Posts :

24 delicious comments

. Jul 7th, 2010
comment

itu loh mbaknya kaya’nya bener2 judes :p

. Jul 7th, 2010
comment

Iya Fen.. tapi yg judes cuma 1 kok, ada 1 lagi yg manissss… :x

wewey
. Jul 7th, 2010
comment

sayang ngk ngopi, cukup baca review mu aja Jie.
Trus dulu sama jualan unitnya di Cito ma PTPN hehe

. Jul 7th, 2010
comment

Jie pernah coba kopi decafein?

danny
. Jul 7th, 2010
comment

hohoho akhirnya kopi ini terulas juga
aq menanti koko me-review tempat ini

aq suka ama ambiencenya, tapi aq baru nyoba yang di Cito sie. yang di TP belum pernah

iya, ini etalasenya PTPN XII, dulu papaku kerja disana sebelum akhirnya pensiun di tahun ke 30 beliau mengabdi

Kopi di PTPN XII emang mantep2 ko, rasanya khas. Beberapa orang yang pernah ngerasain kopi jatah PTPN XII bilang gitu soalnya. Teh-tehnya juga lumayan *Pecinta teh* Tapi jujur aja nie, sebagai anak pegawainya aku malah belum pernah ngerasain kopi luwaknya….mahallll

SetawQ sie emang mereka jaga kualitas kopi sih, dan harga mentahnya jg ga bisa dibilang murah, karena kebanyakan kopi mereka untuk expor jadi harganya ya ikutan yang diluar de.

Klo aq yang ngopi, nescafe ae…udah murah enak lagi

. Jul 7th, 2010
comment

LOL @ caption mba2 judes
tempatnya kayanya enak ya klo buat meeting. ga terlalu crowded apa karena baru buka :p

. Jul 7th, 2010
comment

kopi luwak adalah kopi untuk penikmat kopi..kalo kita peminum general saya rasa cocoknya sachet aja jie hehe..biar gak ribet dan sesuai kantong..
Tapi kopi luwak memang beda, aromanya wangi mantapph.

. Jul 8th, 2010
comment

saya pribadi paling tidak suka kopi neskafe hehe, lebih suka kopi Torabika

san_san
. Jul 8th, 2010
comment

mbak2nya judes gara2 di foto cuma jadi figuran (kalah ama kopi)

. Jul 8th, 2010
comment

@Wewey : lho.. napa ga doyan kopi pak?

@Hok : decaf? ga pernah.. justru saya cari yg kafein

@danny : 30 tahun di PTPN?? Syuppperrr *mario teguh*
Rose Tea-nya huenak banget… harum seharum-harumnya.. Yg saya suka dr kafe ini adalah penyajian yg ga sembarangan dan barista yg product knowledgenya bagus

@Angels : kayaknya emang mentarget org2 yg mau meeting, pecinta berat kopi.. dan rokok

@Indra : yap.. tapi ada jg pecinta kopi yang menganggap kopi luwak hanya euforia yg berlebihan.. akankah bernasib seperti ikan Lohan?

@Turis Indie : thx opininya, berarti suka kopi yg agak berampas yah?

@san_san : haduh.. udah saya shoot close up tetep aja ga senyum.. yah suddd

. Jul 8th, 2010
comment

WOW…. mau minum kopi luwak saja harus merogoh kocek IDR 90rb…. nggak makan 1 minggu jeh.

Li
. Jul 8th, 2010
comment

tehnya enak ga ko?? g ngopi siihh =D

. Jul 9th, 2010
comment

@arqu3fiq : karena yg dijual bukan hanya kopi tapi juga ‘context’-nya dan sudah ada target marketnya sendiri hehe..
sama kayak jamannya ikan Lohan dulu, isa Milyaran padahal ‘cuma’ ikan..

@Li : teh nya recommended, yg rose tea wangi..

Milka
. Jul 9th, 2010
comment

Kalo harganya gimana, Jie? Dibandingin ama Starbucks lebih mahal, murah atau sama aja?
Sbenernya begitu liat foto2-mu ini jadi naksir sama ambience-nya jadi pgen cobain, palagi mbak2-nya cantik2 euy!
*ga peduli judes tdknya :p*
Tapi stelah baca keterangan selanjutnya ada pecinta rokoknya sgala, walah walah langsung ilfil deh. Daku kan ga tahan ma asap rokok
Jadi ni cafe kesimpulannya buat bapak2 bget yah? Ga family friendly deh, rasanya krg cocok jg buat ajang kumpul cew2 yg relatif anti asap rokok
Sayang bget yah pdahal pecinta kopi kan ga cuma bapak2 atau pecinta rokok aja, baiknya ada ruang khusus utk non smoker juga supaya segmen pasarnya bisa lebih luas…

yudosyaf
. Jul 12th, 2010
comment

eh, ada mas wewey ……

. Jul 12th, 2010
comment

@Milka : kalo harga mayan premium.. kalo Kopi Luwak 90 rb. kalo yg frapuccino 20-30an sih..
Usul yg oke tuh, tapi sepengelihatanku belum dibedakan ruangan antara smoker & non-smoker.. kalo ketemu managernya bisa ta sampaikan tuh

@yudosyaf : lhoo… kok kenal..

. Jul 13th, 2010
comment

keren banget cafenya ini.. nunggu di malang hadir dah

. Jul 14th, 2010
comment

Tapi konsepnya belum online friendly ya, maksudnya belum ada website / blog-nya. Apalagi Social Media integrating, ato jangan-jangan gak ada fasilitas WI-FI………….

. Jul 15th, 2010
comment

@nengbiker : ke Surabaya aja atuh neng, kalo pas lagi main2 ke TP atau Cito

@LeWirrya : kalau website .. dulu mereka punya http://www.rollaascafe.com/ , tapi sepertinya tidak di maintain lagi. Wifi? so pasti ada

. Jul 15th, 2010
comment

hahaha~ bagian nescafenya itu loh

. Jul 16th, 2010
comment

@didut : ini pengakuan jujur.. kalau buat sehari-hari cocok nescafe lah, tapi kalau penikmat kopi serius. silahkan icip Kopi Luwak yg eksotis ini..

. Jul 19th, 2010
comment

Waaa.. Mimpi gue tuh…!
Pengen banget usaha coffee shop

hariz
. Jul 20th, 2010
comment

Jie…menurut MUI Kopi Luwak dikategorikan Najis ringan…

. Jul 20th, 2010
comment

Sebelumnya hampir dikategorikan Haram ya? tapi ga jadi kan?

Leave your delicious comment




Search

Social Media

RSS Feed Facebook Twitter Flickr Technorati

My Twitter Update

"[blog]: World's Top 100 Most Livable Cities http://t.co/2oluAe6Y #inijie #oldpost #kuliner"

Click to Follow Me

Who the hell I am

I'm JieWa. Others call me Jie or Koko Jie. 20-Sumthin. Male. Surabaya, Indonesia. Totally Geek.
[ Read more about me ]

Chit Chat


My Flickr

www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos and videos from geewaq. Make your own badge here.

Alexa