INIJIE.com - Life is Delicious

Pelebon – Ritual Kolosal Kremasi Bali

\\ November 6th, 2010

It's my food hunting journey, travelling notes and splash of photography saga.

Stay UP to DATE
I'll use your email to send post update, nothing more
You can un-subscribe anytime :)

Pesta Blogger Awards 2009 - Winner!

Sudah pada nonton Eat, Pray and Love (EPL)? Aku mungkin kloter terakhir yg baru liat felem tersebut hehe.. Oh well, di adegan terakhir EPL -saat Liz berpamitan dengan Ketut Liyer, ada satu dialog yg bikin ku heran. Apa itu?

“Datanglah ke upacara kremasi ku saat aku meninggal, ritual kremasi disini menyenangkan..”, gitu kira2 kata Ketut Liyer. Lho, dimana-mana yang namanya pemakaman itu biasanya berderai air mata

Liz and Ketut Liyer - Eat Pray and Love

Sering sih aku dengar tentang upacara kremasi atau Ngaben di Bali, tapi ga pernah mencari tau sampe detail. Sampe akhirnya menemukan kisah menarik upacara Pelebon via blognya Titiw *hai Tiw!*

Pelebon adalah upacara kremasi akbar bagi Raja dan bangsawan di Bali. Upacara ini digelar kolosal dengan urut-urutan acara yang beragam dan kremasi atau Ngaben itu sendiri adalah salah satu bagiannya.

Pada tanggal 2 November 2010 lalu, diadakan acara Pelebon bagi Raja Peliatan IX, Ida Dwagung Peliatan yang telah wafat pada usia 71 tahun. Masyarakat Peliatan, Ubud bergotong royong mempersiapkan upacara ini.

Karena aku fotografer ya, menurut ku ada 3 elemen dalam acara Pelebon yang sangat fotogenic jika dijadikan objek jepretan kamera. Apa saja?

Bade Tumpang Solas - Pelebon

Bade tumpang solas, atau tempat mengusung jenazah dalam upacara Pelebon Raja Peliatan IX ini dikerjakan oleh tangan-tangan terampil. Dibuat dalam 11 tingkat dengan total ketinggian 25,5 meter, wow! Sayap lebar terpasang melambangkan perjalanan menuju kemurnian..

Karya indah ini tak ayal menjadi sasaran foto para turis untuk diabadikan karena nantinya akan dibakar bersama jenazah.

Yang kedua adalah prosesi mengusung Naga Banda dari Puri Peliatan menuju Pura Merajan Puri Agung Ubud. Naga Banda ini diusung beramai-ramai dan dijaga oleh para pecalang –penjaga keamanan desa adat. Naga Banda ini, dilambangkan sebagai kendaraan yang membawa arwah ke Nirwana.

Naga Banda Pelebon Bali

Dan objek ketiga yang mungkin paling mencengangkan dari acara Pelebon Raja Peliatan IX ini adalah Lembu putih yang dirangkai dari bambu dan dilapisi kain putih dari Norwegia.

Lebu Putih Pelebon Bali

Tak main-main, memang dana ratusan juta dirogoh untuk mempersiapkan Lembu yang.. –believe it or not- dibakar dalam prosesi Pelebon ini. You will never ever see this kind of ritual in other country

Dibalik kemegahan ini, adalah kepercayaan orang Bali agar tidak bersedih dan memastikan arwah yang meninggal tenang di Nirwana. Segala semangat gotog royong dari acara Pelebon ini juga menunjukkan begitu besarnya kebersamaan kita sebagai orang Indonesia

Dan ya, bila ada acara Pelebon lagi, aku pengen mengabadikan setiap momen dengan kameraku. Menguploadnya di blog ini hingga seluruh dunia tau, Indonesia is beautiful..

Sumber referensi dan foto:


Facebook Like-o-meter :


Related Posts :

11 delicious comments

. Nov 6th, 2010
comment

Hola! Ah senangnya kamu abis berkunjung ke blog aku! Ihiy! Iya, gila ya, persiapannya tuh makan duit ratusan juta.. Buat DIBAKAR! gokiil! Tapi kalo kita lagi di sana seru banget kayaknya foto2nya tuh mas..

. Nov 6th, 2010
comment

Balinese celebrate many things in their life. Ngaben itu hanya salah satunya. Selain peristiwa penting dalam kehidupan seperti kelahiran, masa remaja, pernikahan, dan kematian, mereka juga merayakan macam2 hari raya. Ada hari raya di mana mereka menyembahyangi buku (Saraswati), uang (Buda Cemeng Klawu), logam (Tumpek Landep), dst. Tiap bulan setiap purnama mereka juga sembahyang. Belum lagi upacara2 tertentu di banjar masing2. It’s amazing for me, seeing how they struggle to keep their culture and tradition, in this modern and instant world. Fyi, di Bali ada yg namanya kalender Bali, isinya hari2 raya, trus ada info hari baik utk kerja, membangun, dsb…. Beda banget lah sama kalender biasa.

. Nov 6th, 2010
comment

saya juga belum nonton jie… jadi saya ketinggalan juga neh.. hahhaha…

. Nov 6th, 2010
comment

pelebon, nama yang mirip bahasa jawa kelebon. paling tidak, saya jadi sedikit paham bahwa budaya bali memiliki kemiripan asal-usul dengan budaya jawa.

. Nov 6th, 2010
comment

waktu perjalanan ke bali pas libur lebaran kemarin di tengah jalan ada upacara ngaben. Yang meninggal satu, yang ikut serta buanyak banget, rame banget. Sebenernya pengen mengabadikan, tapi apa daya tak kesampaian. Next trip kalo ke bali harus bisa jepret nih moment ^_^

. Nov 7th, 2010
comment

saya akan datang makan2 di pemakaman anda *loh* :p waduh kok detil sekali pak melihat teks naskah EPL

. Nov 9th, 2010
comment

masih banyak sebetulnya adat dan budaya di bali jie, next time musti bikin dokumentasi lengkap loh^^

. Nov 11th, 2010
comment

saya gak kebagian nnton epl.. keburu filmnya abis di bioskop2… parah… tapi nanti download di ids aja deh xD jadi penasaran sama ketut liyer…

. Jul 24th, 2011
comment

Hallo,..sobat You’have seen how we’are more beautifull,.?! I lav you,.hihiiiiii

. Oct 9th, 2011
comment

Ulasan yg menarik. To: agus siswoyo, arti pelebon memang hampir sama dengan kelebon mas. 50% bahasa Bali mirip Jawa kok

. Nov 23rd, 2011
comment

halo.. interupsi dikit, pelebon ga cma buat raja kok, itu cuma nama lain, semua orang bali yg meninggal, nantinya pasti di pelebon,
dan ga cuma upacara kremasi yang menyenangkan, semua upacara di bali itu semacam festival.
di upacara pelebon ini juga ga sekedar arak2an bade, naga banda dan lembu, ada upacara lainnya yg dilaksanakan, kadang juga diselipkan pertunjukan wayang dan tari topeng
siapkan stamina ekstra kalau ingin melihat “ritual festival” di Bali ;)

Leave your delicious comment




Search

Social Media

RSS Feed Facebook Twitter Flickr Technorati

My Twitter Update

"Wahana "It's a Small World" Disneyland, showcase semua budaya di dunia dgn boat ride. Ada Indo lho #HKtrip http://t.co/UJ0GMnMV"

Click to Follow Me

Who the hell I am

I'm JieWa. Others call me Jie or Koko Jie. 20-Sumthin. Male. Surabaya, Indonesia. Totally Geek.
[ Read more about me ]

Chit Chat


My Flickr

www.flickr.com
This is a Flickr badge showing public photos and videos from geewaq. Make your own badge here.

Alexa