[Guest Blogging by Tobzmind] Di suatu sore di hari Minggu yang mendung-mendung mesra *halah*, saya menerima sebuah BBM dari ko Jie yang isinya adalah permintaan untuk membuat artikel tentang Top 5 Surabaya’s Promising Resto 2011, yang nantinya akan diposting untuk Initialers sekalian. Wow !! It’s really an honour for me and tobzmind.
Berbicara mengenai promising resto di tahun 2011 ini, saya meyakini kalau tahun ini, bisnis makanan bukan hanya sekedar berbicara masalah rasa dan apa yang dimakan. Berbagai macam pendekatan kepada pelanggan akan dilakukan setiap resto yang ada entah melalui promo, atau event, juga dengan pendekatan berbagai macam social media seperti Facebook, Twitter bahkan BBM sekalipun.
Kualitas pelayanan akan ditingkatkan dan diutamakan, karena pada dasarnya, industri makanan adalah industri jasa dimana kepuasan pelanggan adalah tujuan utamanya. Akan ada beberapa resto yang menitikberatkan pada makanan sehat, karena tren kuliner sekarang sudah mulai ke arah kuliner sadar sehat. Dan terakhir akan banyak konsep resto yang semakin menarik. Sekarang, konsep resto menjadi daya tarik utama sebuah resto baru. People judge a book from its cover before read it, right ? 
Setelah mencari beberapa referensi, dan berdiskusi dengan banyak pihak, saya mencari resto yang berusia kurang dari 6 bulan dan berpotensi untuk berkembang di tahun 2011 ini. So, inilah Top 5 Promising Resto 2011 menurut saya..
The Light Cup
The Light Cup ( TLC ) ikut meramaikan industri café yang menjamur di tempat hang out nomer satu pilihan anak Surabaya, Sutos. Menyediakan beraneka macam food and beverage ala western di kisaran harga antara 6k – 58k, didukung dengan tempat yang cozy, interior yang bertema tempo doeloe dan pelayanan yang cepat dan ramah, saya berpendapat TLC bakal menjadi salah satu café “pengganggu” bagi café mapan yang sudah lebih dulu buka di Sutos. Hal ini sudah mulai terbukti, jumlah customer TLC tidak kalah dengan café lain yang notabene adalah kompetitornya. Mari kita lihat bagaimana perkembangannya di tahun 2011.

Bandar Sari Laut Surabaya
Resto ini membuat Industri kuliner di daerah Surabaya Barat tidak ada matinya dan terus berkembang setiap waktu. Mencoba peruntungan di Surabaya, dalam waktu singkat Bandar Surabaya bisa meraih hati pelanggannya dengan keunggulan utama ambience yang ditawarkan. Sangat cocok bagi keluarga dan juga pasangan muda yang ingin melewatkan malam yang romantis di pinggir danau Merlion Citraland.
Aneka macam seafood dan non seafood seharga 15k-70k siap dihidangkan untuk memanjakan lidah initialers. Dibandingkan dengan Mang Engking kompetitornya, Bandar Surabaya memiliki keunggulan di bidang kecepatan dan keramahan pelayanan. Sehingga saya cukup optimis di tahun 2011, Bandar Surabaya akan semakin ramai dikunjungi oleh pecinta kuliner Surabaya.
Sedikit saran untuk Bandar Surabaya, penambahan pagar pembatas cukup diperlukan guna mengantisipasi adanya customer yang jatuh ke danau, dan juga penting untuk memperhatikan lagu yang diputar, karena terkadang tidak match dengan konsepnya 

Dewa-ndaru Culture Resto
Dewa-ndaru Culture Resto masuk ke dalam list ini karena memiliki konsep yang unik, the one and only resto yang mengusung konsep makanan peranakan, lengkap dengan interior dan eksteriornya. Makanan peranakan adalah citarasa makanan tempo dulu Indonesia, yang memadukan menu masakan Indonesia dan Cina.
Dengan nama makanan yang unik, tiap menu dibandrol sekitar 15k-40k. Resto yang terletak di bilangan Mayjen Sungkono ini adalah symbol kemegahan dan refleksi keindahan bersatunya 2 budaya serta sebuah keunikan peradaban nusantara di masa silam.
Resto ini didirikan bukan hanya untuk profit oriented, tetapi juga supaya bangsa ini lebih menghargai dan bangga serta cinta akan budaya sendiri. Mengingat hanya ada satu di Surabaya dan cukup sulit untuk menirunya, 2011 bukanlah tahun yang berat bagi Dewandaru, salah satu spot terbaik untuk mengajak tamu yang dari luar Surabaya 

Matchbox Too
Matchbox Too berdiri sebagai pelebaran pasar dari Matchbox Coffee and Friends yang ada di jalan Sumatera. Bertempat di jalan Jawa 33, Matchbox Too memilih letak yang strategis karena di tengah kota,di dekat perkantoran dan di depan sebuah kursus bahasa Inggris. Dengan konsep minimalis modern, Matchbox Too menyediakan western food yang berkisar antara IDR 13k-86k.
Spot nongkrong ini potensial karena selain sudah memiliki nama di kalangan konsumennya, posisinya adalah stand alone, tidak di dalam mall sehingga menjadi solusi bagi yang malas untuk masuk ke mall. Selain itu, seringnya Matchbox Too mengadakan event dan mengundang band-band lokal Surabaya dengan berbagai genre juga merupakan nilai lebihnya.
Masih belum cukup ? Tersedia sebuah distro untuk Initialers yang suka shopping. Benar-benar menjanjikan,bukan ? 

Eat and Eat
Sssttt…. Ini adalah bocoran bagi semua Initialers – pembaca setia inijie.com. Apabila tidak ada aral melintang, akan dibuka sebuah one stop spot dining di Surabaya, yang sudah terkenal dan sukses di Jakarta. Dengan konsep food court bertema tempo doeloe, Eat and Eat akan hadir di Surabaya.
Salah satu Eat and Eat yang saya tahu ada di Mall Kelapa Gading 5, Jakarta. Diisi oleh tenant yang ternama dan teruji kualitasnya, menjadikan Eat and Eat ini menjadi food court yang tidak perlu diragukan kualitasnya. Saya rasa tidak sulit bagi Eat and Eat untuk berkembang di Surabaya, terlebih pecinta kuliner disini cukuplah adventurous dan selalu mencoba hal yang baru.
Salah satu kendala yang patut diperhitungkan, menurut info yang saya dengar Eat and Eat akan dibuka di bekas Gelael di jalan Basuki Rahmat Surabaya. Biasanya Eat and Eat ini berada di dalam mall besar, adalah suatu tantangan tersendiri bila nantinya menjadi gerai yang stand alone. Menarik untuk ditunggu !! 

Well, inilah daftar Top 5 Surabaya’s Promising Resto 2011 versi tobzmind. Saya tahu banyak di luar sana resto yang juga menjanjikan. Bukan bermaksud untuk mendiskreditkan mereka, tetapi 5 inilah resto yang menurut saya menarik dan berpotensi memberikan hal yang lebih dan berbeda kepada pelanggannya.
Special thanks to Ko Jie atas kesempatannya menulis di inijie.com, lalu segala masukan dari teman-teman dan juga my superb survey team 

Facebook Like-o-meter :
Related Posts :
43 delicious comments
owh ya… Matchbox Too ini sekeren itu fotonya ? apa emag fotonya mas jie yang bikin bagus ya ?
Tapi itu kursinya bagus..
kapan2 nyoba kesana ah..
wah…. kau memberiku daftar semakin panjang untuk nyobain banyak tempat baru kalo pulang,
yang sabindo aja belum keturutan uda ada baru lagi 8->
kayanya hampir setiap hasil review di inijie ini kucoba satu-satu deee 
makin cinta ma blog ini :x
ditunggu terus reviewnya
makin cinta ma surabaya 
tapi jadi makin kangen surabaya juga 
*resiko jadi initialer kayanya ini (_ _!)
@Juminten : yukk.. monggo.. 
@Bair : yg moto matchbox itu Mr Tobias, bukan saya kok..
@Danny : haha.. Surabaya banyak yg baru2 nih. Sampe kewalahan juga ngikutinnya..
@Pepy : aku dan Yunike (foodtravelblog.com) pernah makan bareng disana lho.. hehe..
yes … Dewandaru is the next best thing buat ngajakin tamu setelah HOS (menurut saya). So agree!
just surprised… The Light Cup menu book is the one designed by my friend! :O
mau nny ni Jie,kebetulan ada ponakan yg mau ultah dan nyari resto mknan khas jawa,kira2 bisa kasih masukan ga ya,yg mana resto yg suasana tempatnya seperti di rumah sendiri,maklum da yg diundang ga lbh dr 30org,yg berultah pun tinggalnya di Ausie,jd mereka minta advisku,aq ingat kamu Jie…tolong ya kasih rekomen…thank’s a lot…
artikel yang menarik. semoga tar ada juga review kayak gini untuk kota lain di luar kota surabaya.
@wewey : ditunggu kedatangannya 
@Ninien : kalo saya secara tinggal di mayjen ya lebih sering ke HOS 
@ucupishere : designed by Novi ya?
@Irene : check mail ya..
@Li : si Tobz yg nulis hehe..
@san_san : sure.. i’m welcoming guest blogger from other cities too 
waah…finally di post…
Thanks ya ko 
thanks juga buat semua yang nge-likes dan yang comment..salam kenal semuanya 
@ Li : Hehehe…berat yah ? masukan nih buat saya…coba nanti belajar untuk lebih sederhana..makasih ya 
@ p.Budiono : saya rumahnya timur loh..terpaksa melanglang buana ke barat, akhir2 ini kuliner timur kurang begitu berkembang selain di Manyar Kertoardjo
nasib rumah di timur nih…
iyah nih ko…baru nyadar…kok gak pernah ada yg di daerah timur yahhh. Semuanya jauh2 
Wah, kalo saya ke Surabaya, harus sempet mampir ke Matchbox Too nih. Suka sama tempatnya, suasananya keliatan cozy.
wow… konsep restorannya unik2, bro. 
kalo pelanggan udah setia sama satu resto, pasti bakalan susah buat ke tempat lain.
Keren ulasannya bro, udah 2 tahunan ninggalin sby, tahu2 udah banyak cafe2 keren 
btw, sekilas liat design interiornya Eat and Eat mirip sama FoodRepublicnya vivo city ya? 
hmm…Personally koq aq kurang puas sm pelayanannya TLC kpn hari y.. @febry: makae..kapan pulang sby?food hunt rame2.hahaha..
@ rou : kenapa kah pelayanannya ? mungkin boleh tahu ? 
@ febry : yap, ga jauh beda sama FoodRepublic yang ada di Vivo sama ada di Orchard tuh..lupa mall apa 
@ fenty : iyah tuh bos Jie yang editin jadi keliatan bagus.
@ pink : mampir lah pink, lumayan oke dan pelayanan baik juga kok…
tuker link sob.
link agan udah gw tanamkan di blog gw “id creative” di http://idcreativity.blogspot.com/.
jangan lupa kunjung jg ya gan?
sekedar info dr skyscrapercity surabaya forum, di tempat ex-gelael, selain Eat n Eat bakal ada juga Ranch Market, Ah Yat Abalone, Ambrosia & Tony Roma’s.
@Febry :
Eat and Eat mirip sama FoodRepublicnya vivo city ya
Sangar.. jeli sekali bro.. ^^
@zephy : wow.. makasih banyak tambahan infonya ya. Ambrosia yang sama dgn Dian Istana? 
wuah baru tauuuu..thx for info ko’
Eat and Eat coming soon *wink
eniwei, blog’q baruu niii, pinda ke blogspot hehehe (blogwalking)
@Jie …menurut ku TLC makananya biasa doank…cmn presentation nya look enticing
kursi plus tinggi mejanya ga imbang, jd klo duduk kurang nyaman…
menurut tmn aq, mknannya dia yg like a tower itu pricey and not worth it at all..
that day i ordered their salmon menu…can be considered great taste 
@Jie, Thanks infonya.. aku juga suka banget culiner. jadi bener2 thanks banget yah..
Aku udah nyobain semua dan yang berkesan menurutku sih TLC. Aku ke sana mungkin udah 7 x an lebih. Berkesan krn tiap kali kesana mereka menunjukkan kemajuan.
Dulu pertama kali december servisnya luamaaa buangett deh, dan karena mexican nya klo gak salah “nachos” and the great ambiance for picture taking, jadi bikin aku balik lagi untuk yang ke 2 kali.
trus ke 2 x kesana servis lumayan cepet dan bagi para pembaca, kalau mau kesana coba deh minta servis sama yang namanya Imam atau arif kalo gak salah. mereka lucu buangettttttt…. dan waktu ngebill lama
3x semuanya ok, makanan jauh lebih baik dan semua lebih baik, except kursi yang keras. dan juga mulai ada disc
trus terakhir kesana, surprisingly, mereka punya bantalan kursi. wow.. they really doing a great job.
Here’s the hint for you:
Ask the server for the “bantalan kursi” karena gak semua orang dikasih, cuman yang minta aja.
well, lets see what’s next for TLC 
@dWi : seppp.. aku kunjungi balik ya 
@Joanne : Salmon? will try it later on .. Thx yah..
@uki : a very depth review dudee.. Thx a lot..
Ask the server for the “bantalan kursi” karena gak semua orang dikasih, cuman yang minta aja.
Very useful… buat mengatasi kursi keras ya 
sayang yang matchbox too aku sempat kesana.. dan keluar lagi, gak sempat makan. gara2nya gak ada pemisah yang berarti antara smoking dan non-smoking section. so, akhirnya aku memilih untuk keluar lagi, dan waiternya minta maaf.
I’m truly enjoying the design and layout of your site. It’s a very easy on the eyes which makes it much more pleasant for me to come here and visit more often. Did you hire out a designer to create your theme? Superb work!

waaa… ternyata banyak resto-resto keren di Surabaya. sayang kemarin ga nyobain.
nanti deh kalo ke Surabaya lg, bongkar2 blog mas jie. XD