Single Origin Coffee Brewing with Rodney Glick

By Friday, March 1, 2013 16 Permalink

Yang rajin baca INIJIE pasti sudah mengendus ketertarikan ku dengan biji-biji hitam berlabel Kopi. Sampai aku rasanya perlu bikin satu kategori khusus di blog ttg Kopi. Tapi belum. Belum sekhilaf itu *melirik coffee grinder di ruang makan*

Bulan Februari lalu diundang Pak Stephan dari Le Cafe Gourmand buat ngintip training single origin coffee brewing. Ga tanggung-tanggung, ditempa langsung dari salah satu yg terbaik: Rodney Glick dari Seniman Coffe Studio, Bali.

Gourmand Seniman Kopi Rodney Glick-001

Jadi yang namanya single origin itu jenis-jenis kopi yang berasal dari suatu lokasi yang spesifik. Bahkan secara ekstrim, kebun yang spesifik. Beda lokasi tanam berarti ada perbedaan suhu, ketinggian, jenis tanah, varietas tanaman disekitarnya hingga sentuhan kasih sang petani.

Indonesia patut bangga karena banyak single origin yang jadi incaran coffee addict di dunia. Misal: Sumatera Gayo, Bali Kintamani dan Papua Wamena. Nah teknik brewingnya pun meskipun beraneka rupa tapi ga sembarangan. Sabda dari Rodney Glick:

Brewing a good cup of coffee is like playing music.. Different instrument and different technique result in different style.

Sementara di Seniman Coffee Studio sendiri yang jadi specialty dan primadona tamu adalah teknik Syphon. Wayan, barista Seniman, bilang butuh minimal 100 kali latihan baru bisa lihay bermain dengan Syphon. Teknik lain yang juga populer di Jepang adalah Pour Over, pakai V-cup lalu diseduh dengan kettle leher angsa.

Aku sendiri senang dengan ekstraksi ala Syphon karena gratis aroma dan tarikan after taste yang menyenangkan. Sedangkan Pour Over mengekstraksi body dari single origin lebih maksimal. Bagaimana pun keduanya mengekspos sains nan presisi yang berbalur keindahan seni.

Oh well, Coffee.. is certainly happiness (and art) in liquid form.

Enjoy this article? Get email updates for the hottest topic, FREE!

* indicates required

I won't spam. Promise! :)
16 Comments
  • gourmetpigs
    March 2, 2013

    Udah ada kopi enak di Surabaya ya berarti? Asyiiik *buat taon depan*

  • Jiewa
    March 2, 2013

    @gourmetpigs waakkss.. taun depan? lama benerrr :D

  • Yeni Setiawan
    March 28, 2013

    Setuju bahwa syphon after taste-nya lebih ‘segar’, dan hasil ektrasinya lebih light dan “bening”. Kadang malah ngerasa minum cola karena warnanya yang tidak keruh :)

  • Jiewa
    March 29, 2013

    @Yeni : woww.. coffee addict detected! *toss* Light tapi karakternya tetap kebaca.. Suka kopi apa nih? Share with me yah..

  • Yeni Setiawan
    April 18, 2013

    @Jiewa
    Paling cocok di lidah saya kopi Kalosi, paling sering pake french press kalau di rumah/tempat kerja. Ditambah sedikit gula biar keluar asamnya hehe.

  • nestpearls.blogspot.com
    April 19, 2013

    Superb materials here on inijie.com, man. I actually like what
    you have accrued in this article, certainly like what you’re saying and the way through which you say it. You are making it enjoyable and you still take care to keep it intelligent. I can not wait to learn much more from you. This is really a remarkable web site.

  • Jiewa
    April 19, 2013

    @Yeni : French press memang paling simple buat coffee geek ya, taste juga relatif konsisten :)

    @nestpearls : Thanks :)

  • Elim
    June 22, 2013

    @yeni: coffee addict yg ini kayaknya gue tau krn sering nongol di blog sebelah yg spesialis coffee lover, org surabaya kah? soalnya di sby ini agak susah nemuin sesama maniak kopi ; -)

  • Yeni Setiawan
    June 24, 2013

    @Elim: saya tinggal di Jogja, bukan Surabaya :)

  • Jiewa
    June 24, 2013

    @Yeni & Elim : Haha.. jadi ajang kopdar nanti blog ku.
    Aku pengen sih kerjasama dgn kafe spesialis kopi untuk cupping bareng reader INIJIE.. Masih cari waktu yg pas nih.

  • Elim
    June 29, 2013

    di surabaya setahu saya pakar kopi ada pak Darma-my kopi O yg sdh Qgrader. Beliau terakhir memecahkan rekor beli biji kopi sapan toraja 45 $/kg. Mungkin kalo pak darma berkenan kita2 bisa diajak cupping sapan toraja-nya? ; -)
    selain my kopi o, mungkin yg bisa diajak kerjasama adalah kafe2 lokal yg serius di specialty coffee & me-roasting sendiri kopinya spt: gourmand, kvh, coffee corner, ladang coffee, rolas kafe, dll.
    Mosok di surabaya yg kota terbesar ke 2 ini kalah dgn malang & bandung dlm perkembangan kafe&

  • Elim
    June 29, 2013

    di surabaya setahu saya pakar kopi ada pak Darma-my kopi O yg sudah Qgrader. Beliau terakhir memecahkan rekor beli biji kopi sapan toraja 45 $/kg. Mungkin kalo pak Darma berkenan kita2 bisa diajak cupping sapan toraja-nya? :-)
    selain my kopi O, mungkin yg bisa diajak kerjasama adalah kafe2 lokal yg serius di specialty coffee & me-roasting sendiri kopinya spt: gourmand, kvh, coffee corner, ladang coffee, rolas cafe, dll.
    Mosok di surabaya yg kota terbesar ke 2 ini kalah dgn malang & bandung dlm perkembangan kafe & komunitas pecinta kopi

  • Jiewa
    June 30, 2013

    @Elim : yeap, pak Darma satu2nya di Surabaya yg pegang Q & R Grader. Nih ngeblog sambil nyeruput kopi Sapan Toraja yg dikasih beliau :D
    Iya ada beberapa opsi ya, mungkin bisa digilir tempatnya. Tujuanku sih bukan buat expert, malah pengen ngundang yg org2 awam supaya kenal kopi lebih erat..

  • Elim
    July 9, 2013

    Wah setuju banget kalo mr. Jie bisa ngadain/organized acara kumpul2 bincang kopi (atau mau disebut apapun namanya) bersama para penikmat kopi awam, para hedonis kuliner & tentu saja fan2nya blog ini. tempatnya bisa bergiliran spt yg sdh anda katakan, di kafe yg serius di specialty coffee spt gourmand, KVH, atau di resto, bahkan bisa jg di rumah yg tempatnya bersedia dibikin berantakan ; -) mungkin bisa juga kerjasama dgn food bloger lainnya spt carlos dkk, tambah seru lagi kalo bisa jadi agenda rutin-an spt arisan!… he… he… he

    by the way, anyway, busway, kenapa minum sapan toraja gak ngajak2 ?
    padahal gue sdh penasaran sama kopi itu sejak tahun lalu pak Darma memecahkan rekor saat acara lelang kopi di surabaya

  • Jiewa
    July 9, 2013

    @Elim : siappp.. saya rasa kafe2 juga will be very happy, mutualisme lah ya :)

    Masih ada ini kopi lelang Sapan Toraja, tapi tinggal 10 gram rasanya. Buat tasting boleh bro kalo mau, mau diambil?

  • Elim
    July 11, 2013

    Wah boleh juga 10 gram buat dicupping bareng nih! Ntar gue bawain juga kopi lainnya buat perbandingan. you named where & when, i will be there!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


− 1 = 3