Calibre Coffee Roasters – New Temple for Caffeine Adventurer

By Tuesday, September 29, 2015 5 Permalink

Surabaya adalah surga bagi anak muda *kayak gw* yang doyan nongkrong sambil ngopi. Dalam 2 bulan saja bisa ada 10 cafe baru lho gaes! Menjamurnya dunia kopi dan cafe kali ini, tentu dipengaruhi oleh gaya hidup masa kini. 

 

Ngomong-ngomong soal kopi, segala proses pembuatannya itu ga asal-asalan gaes. Ada trik khususnya agar kopi yang dihasilkan memiliki rasa yang pas di lidah dan juga di hati. So I’m calling all caffeine lover to taste the new coffee shop in town, Calibre Coffee Roasters! Uniknya, Calibre Coffee ini memanggang kopi mereka sendiri. Ini sangat jarang di Surabaya.

 

Calibre Coffee Roasters terletak di Walikota Mustajab, very close to Grand City. Sejatinya bangunan lama, namun dipugar dengan arstitektur serba kaca yang modern. Instagenic banget dan surga bagi Instagrammer. Penasaran kan? *siapin kamera*

The Matcha Cafe – Dessert Manis Ala Japanese

By Wednesday, September 23, 2015 2 Permalink

Makanan Jepang itu terkenal dengan kelezatannya, setuju ga? Tak cuma menang di citarasa, namun juga memperhatikan artistic presentation.

 

Hal itu bisa dilihat dalam penyajiannya. Bahan-bahan yang fresh dan serba warna-warni bikin nafsu makan gw meroket kalau ngelihat artis makanan Jepang. Hal itulah yang bikin kuliner negara sakura ini bisa dengan mulusnya menginvasi Indonesia. Uda enak, cakep, dan yang paling penting adalah bikin tetep sehat.
 

Nah, di Raya Kupang Indah, ada tempat dessert ngehits namanya The Matcha Cafe. Ruangan dan design-nya serba Jepang! Warna ijo royo-royo menghiasi setiap sudut cafe ini. Anak muda banget konsepnya, cocoklah sama usia gw *ngayal*. Dan yang pasti, makanannya pun ga kalah njepang. Eh kalau inget Jepang, pasti inget kamu.. eh.. Green Tea dong ya! Sudah pernah nyobain dessert disini belum gaes?

Nasi Cumi Yang Bersinar – Rice and Shine!

By Tuesday, September 22, 2015 2 Permalink

Di jaman serba praktis gini, kalau mau makan siang ga perlu repot jauh-jauh nyari gebetan makanan enak. Adanya fasilitas siap antar makanan yang bisa dikirim ke kantor pun bisa jadi opsi cerdas.

 

Apalagi dengan merajalelanya Gojek di Surabaya. Untuk jomblo-jomblo yang kelaparan, yang mager(males gerak, red) karena ga ada partner buat makan atau males keluar, bakal terbantu dengan sistem food delivery ini. Tinggal lihat hp, klik, klik, klik, nunggu bentar dan makanan pun datang di meja kantor.

Tapi ada juga layanan pre-order (PO) yang bersedia berpanas ria mengantar lunch demi kepuasaan perut dan batin kita. Pssst, kali ini gw pesen di “Rice and Shine” karena gw terhipnotis dengan foto Nasi Cuminya!*cumi: tetap mata saya* Sudah siap terhipnotis gaes? 

Kwetiaw Medan “AHAO” Siantar – Numero Uno Jasio

By Saturday, September 19, 2015 2 Permalink

Kwetiauw? Ini sih terkenalnya dari Medan. Eh tapi orang Surabaya juga doyan banget, buktinya banyak depot dan rumah makan yang menyuguhkan hidangan kwetiauw. Tiga kilo dari Medan, ada daerah yang berjuluk Siantar. Disana juga banyak jagoan kwetiaw.

 

Btw, sebelum lanjut, this review contains pork material ya hehe :) Ok, kembali ke laptop.. eh.. ke kwetiaw. Untungnya ga usah jauh2 booking tiket ke Sumatera karena udah ada outlet Kwetiaw Siantar di Eat & Eat Surabaya. Sudah pernah mampir ke stall ini gaes?

Some Restaurants still Ban Your Photo Taking Ritual, Here’s Why..

By Friday, September 18, 2015 18 Permalink

Gini ceritanya *ambil napas panjang* Beberapa hari lalu gw lunch di salah satu restoran beken di Surabaya bareng temen-temen gw. Biasa dong anak muda #kekinian kalau pesanan sudah datang, ya bakalan ada ritual suci; ngefoto makanan. *ceklik*

 

Saking asiknya ngefoto dan sibuk nyari angle kamera yang warbiyasak, tiba-tiba ada waiter yang nyamperin kita, gaes!

 

Waiter : “Maaf, ko! Di sini ga boleh foto-foto makanan.”

J : “Loh, kenapa emangnya ga dibolehin?”

W : “Engg…. ga tau mas, ga boleh aja kata boss.”

J : *matiin kamera dengan gelisah*

 

Ternyata gw dan temen-temen ditegur sama waiter tersebut. Katanya, di restoran itu ga boleh ngefoto! Hah! Gw pun nanya alasan kenapa sih kita ga boleh ngefoto makanan tapi orang itu ga ngasih jawaban yang jelas.

 

Ga enak banget kan rasanya pas lagi nongkrong ganteng dan ditegur hanya karena kita ganteng, eh salah, hanya karena kita ngefoto makanan. Apalagi ketika setelah kita digantung ditegur, ada sesuatu yang ganjel soal kenapa sih ada aturan main seperti itu di restoran. Dan gw pikir-pikir, here are the reasons why..